Perluas Pasar, Pemkab Kobar Siapkan Misi Dagang Kalteng-Jatim

  • 01 Apr 2026 01:20 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Pangkalan Bun - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mematangkan persiapan Misi Dagang antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Jawa Timur. Koordinasi ini dilakukan melalui rapat penyusunan naskah kerja sama secara daring di Ruang Rapat HM. Rafi’i Setda Kobar, Senin, 30 Maret 2026.

Kegiatan Misi Dagang tersebut dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 9 April mendatang di Ballroom Hotel Mercure Pangkalan Bun. Agenda ini bertujuan untuk mempertemukan para pelaku usaha dari kedua provinsi guna menjajaki potensi transaksi dan kemitraan strategis.

Sekretaris Daerah Kobar, Rody Iskandar, menegaskan bahwa misi dagang ini merupakan peluang besar untuk memperluas jejaring bisnis bagi pelaku usaha lokal.

"Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempertemukan pelaku usaha lintas daerah sehingga dapat meningkatkan jejaring bisnis, memperluas akses pasar, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," ujar Rody.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antar pemerintah daerah agar kegiatan tersebut memberikan dampak nyata, terutama dalam meningkatkan daya saing produk unggulan daerah di pasar nasional. Rapat koordinasi tersebut juga dihadiri oleh jajaran internal Disperindagkop UKM Kobar, termasuk Kabid Industri Titik Elly Wina, Plt. Kabid Perdagangan Muhamad Suhendra, dan Kabid UMKM Rita Novianti.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindagkop UKM Kabupaten Kobar, Fitriyana, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan kurasi terhadap peserta yang akan terlibat. Dari total 100 kuota peserta asal Kalimantan Tengah, sebanyak 50 pelaku usaha berasal dari Kabupaten Kotawaringin Barat.

"Kuota peserta pelaku usaha dari Kalimantan Tengah berjumlah 100 orang, dimana 50 di antaranya berasal dari Kabupaten Kotawaringin Barat. Kami mengutamakan pelaku usaha yang telah memiliki legalitas usaha seperti NIB, sertifikasi halal, dan dokumen pendukung lainnya agar dapat langsung menjalin kerja sama secara profesional," Fitriyana menambahkan.

Persiapan intensif telah dilakukan sejak Jumat, 27 Maret 2026 melalui koordinasi dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalimantan Tengah serta Jawa Timur. Inisiatif ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas perdagangan antarprovinsi dan menciptakan kerja sama konkret bagi sektor industri dan UMKM.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....