Sambut Jemaah Haji Indonesia, Sebanyak 177 Hotel Disiapkan
- 27 Apr 2026 08:57 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mematangkan strategi akomodasi bagi jemaah haji Indonesia pada musim haji 1447 H/2026 M. Sebanyak 177 hotel berkualitas telah disiapkan, tersebar di lima wilayah strategis Makkah: Syisyah, Raudhah, Misfalah, Jarwal, dan Aziziyah.
Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Makkah, Ihsan Faisal, mengungkapkan bahwa penempatan tahun ini menggunakan sistem berbasis embarkasi. Hal ini untuk memudahkan koordinasi dan menjaga kedekatan emosional antar-jemaah dari daerah yang sama.
"Seluruh akomodasi tersebut kami bagi ke dalam 10 sektor operasional. Ini adalah langkah strategis agar layanan katering, kesehatan, hingga perlindungan jemaah bisa dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran," ujar Ihsan di Kantor Daker Makkah, dalam keterangan tertulisnya, Minggu 26 April 2026.
Kawasan Syisyah menjadi wilayah dengan konsentrasi hotel terbanyak. Di wilayah Sektor 1, menyediakan 32 hotel dengan kode 101 hingga 132 dan disusul Sektor 2 yang mengelola 22 hotel dengan keunggulan lokasinya yang sangat dekat dengan pusat kota.
Bergeser ke Sektor 3 dan Sektor 4. Sektor ini mengintegrasikan dua kawasan favorit, yakni Syisyah dan Raudhah dengan total memiliki 42 hotel yang letaknya sangat strategis.
Selain itu, terdapat Sektor 5 di Syisyah yang diperkuat dengan 18 hotel untuk mendukung daya tampung jemaah di kawasan tersebut. Sementara untuk jemaah yang ditempatkan di kawasan Jarwal, pemerintah telah menyiapkan Sektor 6 yang mencakup 13 hotel siap huni.
Kawasan Misfalah tetap menjadi basis utama jemaah Indonesia dengan cakupan wilayah yang luas, mencakup Sektor 7, 8, dan 9. Di kawasan populer ini, terdapat total 49 hotel yang tersebar untuk melayani ribuan jemaah.
Sebagai pelengkap, terdapat pula Sektor 10 di wilayah Aziziyah. Uniknya, sektor ini hanya terdiri dari satu bangunan saja, yakni Hotel 1001, namun merupakan "hotel raksasa" dengan kapasitas fantastis yang mampu menampung hingga lebih dari 21.500 jemaah sekaligus.
Ihsan juga membagikan tips mudah bagi jemaah untuk mengenali lokasinya melalui sistem penomoran cerdas. Ia meminta para jemaah untuk mengenali kode hotel mereka agar tidak tersesat.
"Angka pertama menunjukkan sektor, sementara angka berikutnya adalah urutan hotel. Misalnya, kode 605 berarti hotel nomor urut 5 yang berada di Sektor 6 atau Jarwal," jelasnya.
Sistem identifikasi ini diharapkan menjadi navigasi mandiri bagi jemaah, sekaligus mempermudah petugas dalam memberikan respon cepat di lapangan. Dengan pemetaan yang matang, pihaknya berkomitmen menghadirkan pengalaman tinggal yang nyaman dan aman bagi seluruh jemaah haji Indonesia selama berada di Kota Suci.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....