Harga Sejumlah Bahan Pokok di Kalteng Mengalami Kenaikan Jelang Ramadan

  • 08 Feb 2026 20:46 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya – Kebutuhan bahan pokok menjelang Bulan Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri 2026 meningkat signifikan. Selain untuk konsumsi rumah tangga, sembako juga dibutuhkan para pedagang yang memanfaatkan momentum Ramadan, khususnya di pasar-pasar Ramadan.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Provinsi Kalimantan Tengah, Norhani, menjelaskan bahwa menjelang Ramadan tahun ini terdapat kenaikan harga pada sejumlah bahan pokok, seperti cabai, daging sapi, ayam ras, telur, gula pasir, minyak goreng, hingga gas LPG 3 kilogram.

“Memang saat ini ada sejumlah bahan pokok yang mengalami kenaikan harga, terutama cabai, gula pasir, minyak goreng, dan LPG 3 kilogram. Kenaikan ini dipengaruhi oleh pasokan yang masih didatangkan dari luar daerah serta meningkatnya permintaan dibandingkan hari biasa,” ujarnya, Jumat, 6 Februari 2026.

Norhani menambahkan, ketergantungan pasokan dari luar Palangka Raya turut memicu fluktuasi harga di tingkat pedagang.

Sementara itu, salah seorang pedagang sembako di Pasar Besar Palangka Raya, Isnaniah, mengatakan bahwa hingga kini harga sembako yang dijualnya masih relatif stabil dan belum mengalami kenaikan signifikan. “Masih stabil saja harga barang, Bu. Yang naik itu gula pasir,” katanya.

Di sisi lain, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah, Agus Chandra, menyampaikan bahwa pihaknya memiliki tugas melakukan pengawasan pangan segar di wilayah Kalimantan Tengah menjelang Ramadan. “Dalam pengawasan pangan, memang ada sejumlah komoditas yang memiliki regulasi tersendiri dan menjadi perhatian bersama lintas instansi terkait,” ujarnya.

Terkait daging beku, Agus Candra menjelaskan bahwa pihaknya turut melakukan pengawasan terhadap pasokan yang masuk dari luar pulau serta memastikan ketersediaan stok di Kalimantan Tengah mencukupi dalam menghadapi Hari Besar Keagamaan, khususnya Ramadan tahun ini.

Meski terjadi fluktuasi harga pada sejumlah komoditas pangan menjelang awal Ramadan, Agus memastikan kondisi tersebut masih dalam batas kewajaran. “Kami pastikan kondisi ini masih wajar dan harga akan kembali stabil setelah Ramadan berjalan, kurang lebih satu minggu ke depan,” ucapnya.

Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah pun memastikan bahwa pada Hari Raya Idulfitri maupun hari besar keagamaan lainnya, kenaikan harga pangan di Kalimantan Tengah, khususnya di Kota Palangka Raya, tetap terkendali dan tidak melonjak tinggi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....