Jelang Ramadan, Harga Cabai Rawit Meroket di Palangka Raya
- 05 Feb 2026 19:45 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya – Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalimantan Tengah menemukan kenaikan harga cabai rawit menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan 1447 Hijriah. Kenaikan tersebut terpantau saat pelaksanaan inspeksi mendadak di sejumlah pasar.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kalteng, Norhani, menyampaikan hasil pemantauan menunjukkan harga bahan pokok relatif bervariasi. Namun, cabai rawit menjadi komoditas dengan kenaikan harga paling menonjol.
Ia menjelaskan, temuan tersebut didapat saat Disdagperin Kalteng bersama tim gabungan melakukan pemantauan harga dan ketersediaan pangan. Kegiatan ini dilaksanakan di Pasar Besar Palangka Raya, Kamis 5 Februari 2026.
Menurut Norhani, dari hasil peninjauan mulai dari bagian depan hingga belakang pasar, cabai rawit mengalami lonjakan harga signifikan. Komoditas tersebut menjadi yang paling mencolok dibandingkan bahan pangan lainnya.
Dalam beberapa hari terakhir, harga cabai rawit dilaporkan melonjak tajam dari harga sebelumnya. “Jika sebelumnya berada di kisaran Rp50 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp100 ribu hingga Rp120 ribu per kilogram,” katanya.
Norhani menilai, tingginya harga cabai rawit dipengaruhi oleh ketergantungan pasokan dari luar daerah. Selain itu, panjangnya rantai distribusi serta tingginya permintaan masyarakat turut mendorong kenaikan harga di tingkat konsumen.
Sementara itu, sejumlah komoditas pangan lainnya terpantau masih stabil. Harga telur ayam ras tidak mengalami perubahan berarti, begitu pula daging sapi yang masih berada di kisaran Rp140 ribu per kilogram.
Selain komoditas yang naik, terdapat pula bahan pangan yang mengalami penurunan harga menjelang Ramadan. Harga bawang merah dilaporkan turun dari sekitar Rp45 ribu menjadi Rp38 ribu per kilogram.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....