Satu Pelaku Penyerang Aparat di Katingan Ditangkap saat Bersembunyi di Lanting

  • 04 Jul 2026 08:03 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Buronan kasus penyerangan terhadap personel Satresnarkoba Polres Katingan akhirnya berhasil diringkus. Tim gabungan Polda Kalimantan Tengah menangkap seorang pria yang diduga terlibat dalam insiden berdarah yang menewaskan seorang anggota polisi saat penggerebekan bandar sabu di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah.

Pelaku diketahui bernama Saldy, pria kelahiran Desa Tumbang Kalemei tahun 1988. Ia diringkus di sebuah lanting sedot emas tempat yang diduga menjadi persembunyiannya setelah aksi penyerangan terjadi.

Perburuan terhadap Saldy dimulai sejak peristiwa penyerangan pecah pada Kamis, 2 Juli 2026 dini hari. Sejak saat itu, aparat gabungan tak henti melakukan penyelidikan dan pengejaran intensif hingga akhirnya jejak keberadaannya berhasil terlacak.

Begitu lokasi persembunyian diketahui, tim langsung bergerak ke lanting sedot emas tersebut dan mengamankan terduga pelaku tanpa menimbulkan gejolak keamanan di lapangan.

Penangkapan ini menjadi titik terang dalam pengungkapan kasus yang sempat mengguncang jajaran kepolisian di Katingan. Insiden penyerangan yang terjadi saat operasi pemberantasan narkotika itu merenggut nyawa Aipda Yudhi Perdana Putra yang gugur saat menjalankan tugas. Dua personel lainnya sempat dilaporkan hilang dan hingga kini masih menjadi perhatian serius dalam penanganan kasus.

Usai diamankan, Saldy langsung digiring petugas untuk menjalani pemeriksaan intensif. Penyidik akan mendalami sejauh mana peran pria ini, termasuk dugaan keterlibatannya secara langsung dalam aksi penyerangan terhadap personel Satresnarkoba saat operasi berlangsung.

Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, membenarkan adanya penangkapan tersebut. Namun ia menegaskan pihaknya belum bisa membeberkan secara rinci peran dari terduga pelaku, karena tim penyidik masih terus melakukan pemeriksaan di lapangan.

"Saya tadi dapat informasi dari tim yang saya tugaskan untuk pengungkapan perkara ini. Dari informasinya, ada mengamankan satu orang diduga pelaku," ujar Irjen Pol Iwan Kurniawan, Jumat, 3 Juli 2026.

Meski satu tersangka telah diamankan, perburuan belum berakhir. Aparat gabungan dari Polres Katingan dan Polda Kalimantan Tengah masih terus memburu sejumlah terduga pelaku lain yang diduga ikut ambil bagian dalam aksi brutal tersebut.

Kesiagaan tim di wilayah Kecamatan Katingan Tengah juga diperkuat guna menjaga situasi keamanan tetap kondusif selama proses pengejaran berlangsung.

Di sisi penyidikan, aparat terus mengumpulkan alat bukti dan memeriksa sejumlah saksi untuk merangkai kronologi utuh peristiwa penyerangan terhadap petugas. Setiap pihak yang diduga terlibat, baik sebagai pelaku maupun yang membantu pelarian, dipastikan akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Hingga kini, pengembangan kasus masih terus berjalan. Kepolisian tak berhenti menelusuri kemungkinan keterlibatan pelaku lain, sekaligus memburu pihak-pihak yang diduga turut membantu para pelaku melarikan diri usai insiden berdarah di Desa Tumbang Kalemei.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....