Manfaat Nyata Jeda Dari Media Sosial
- 23 Jul 2026 08:19 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Warga diimbau untuk sesekali mengambil rehat atau melakukan healing dari riuk pikuk media sosial demi menjaga kesehatan mental.
Kebiasaan terus-menerus menatap layar gawai tanpa henti kerap memicu tekanan psikologis tanpa disadari. Pakar psikologi menegaskan bahwa mengambil jarak sejenak dari dunia maya merupakan langkah krusial untuk memulihkan kesegaran pikiran.
Para ahli menjelaskan bahwa paparan informasi berlebih di media sosial sering kali memicu fenomena fear of missing out (FOMO) dan perilaku membandingkan diri. Kebiasaan melihat kehidupan orang lain yang tampak sempurna di layar gawai dapat menimbulkan perasaan cemas, minder, hingga stres kronis. Dengan beristirahat sejenak dari platform digital, seseorang dapat menghentikan arus stimulasi negatif yang membebani pikiran harian.
Selain menenangkan pikiran, jeda dari media sosial terbukti efektif meningkatkan kualitas tidur dan memperbaiki pola interaksi sosial secara nyata. Tanpa gangguan notifikasi gawai yang terus bermunculan, konsentrasi serta produktivitas harian seseorang dapat meningkat secara signifikan. Waktu luang yang tercipta dapat dimanfaatkan untuk melakukan hobi fisik atau berinteraksi langsung dengan keluarga di rumah.
Psikolog menyarankan masyarakat untuk memulai langkah pemulihan ini dengan menetapkan jadwal bebas gawai secara bertahap setiap harinya. Mengaktifkan mode bisu pada aplikasi sosial media atau mematikan ponsel beberapa jam sebelum tidur menjadi strategi awal yang sangat efektif. Warga juga didorong untuk lebih banyak menghabiskan waktu beraktivitas di ruang terbuka hijau demi menyegarkan pikiran.
Edukasi mengenai pentingnya digital detox ini diharapkan mampu membangun kesadaran masyarakat dalam menggunakan teknologi secara lebih bijak dan seimbang.
Menjaga jarak dari media sosial bukanlah bentuk isolasi, melainkan wujud kepedulian terhadap kesehatan jiwa sendiri. Melalui kebiasaan rehat yang teratur, ketenangan batin dan kebugaran mental masyarakat dapat terus terjaga dengan baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....