Bank Sampah Jekan Raya Ubah Sampah Jadi Bernilai Ekonomi

  • 25 Jan 2026 17:42 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Bank Sampah Jekan Raya Mandiri menjadi salah satu bank sampah yang aktif melakukan pengelolaan sampah masyarakat di Kota Palangka Raya. Keberadaannya berperan penting dalam mendukung pengurangan sampah sekaligus meningkatkan kesadaran warga untuk memilah sampah sejak dari rumah.

Pengelola Bank Sampah Jekan Raya Mandiri, Maria Edy Jatiwirawati, mengatakan kegiatan di bank sampah meliputi pemilahan kembali sampah dari masyarakat. Selain itu, pihaknya juga melakukan berbagai upaya daur ulang untuk memberikan nilai tambah dari sampah yang diolah.

"Jadi kita tetap ada lakukan pemilahan kembali, kita juga ada kegiatan daur ulang sampahnya misalnya organik kita ubah juga jadi kompos, atau minyak jelantah kita olah kembali menjadi lilin. Nah itu untuk perputaran ekonomi juga jadi menambah nilai jual, nilai tambah barang tersebut yang dari daur ulang," katanya, saat mengisi program Green Radio di Pro 1 RRI Palangka Raya, Sabtu, 24 Januari 2026.

Ia menambahkan, selain memilah dan mendaur ulang sampah, Bank Sampah Jekan Raya Mandiri juga terus mengembangkan sistem pengelolaan yang lebih optimal. Salah satu rencana yang akan dilakukan adalah pengepresan sampah anorganik agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

"Atau karena kami baru dapat bantuan juga bank sampah dari pemerintah kota Palangka Raya, ada dalam bentuk mesin pres untuk plastik dan lainnya. Ini bisa digunakan untuk mengepres sampah anorganik, kalau dipres dan diolah itu kan biasanya nilai jualnya lebih tinggi," katanya.

Setelah proses pemilahan dan pengepakan, sampah anorganik yang telah terkumpul dijual ke pelapak besar atau industri daur ulang. Alur ini menjadi bagian dari rantai ekonomi sirkular yang memberi manfaat lingkungan sekaligus ekonomi.

Sementara itu, masyarakat juga bisa menabung sampah di Bank Sampah Jekan Raya Mandiri. Sistem menabung dilakukan dengan membawa sampah terpilah dari rumah ke bank sampah, kemudian sampah ditimbang dan dicatat untuk dikonversi menjadi nilai rupiah.

Hasil tabungan sampah dapat disimpan, diuangkan, ditukar sembako, atau dikonversikan menjadi tabungan emas. Melalui skema ini, Bank Sampah Jekan Raya Mandiri mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah yang bernilai dan berkelanjutan.

Rekomendasi Berita