Bank Indonesia se-Kalimantan Gelar Capacity Building Media dan Akademisi di Jatim
- 06 Mei 2026 16:45 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) se-Kalimantan menggelar kegiatan Capacity Building Media dan Akademisi Wilayah Kalimantan Tahun 2026 di Hotel Santika Premiere Malang.
Kegiatan bertajuk “Penguatan Sinergisitas Komunikasi Jurnalis dan Opinion Maker se-Kalimantan” ini bertujuan memperkuat peran media dalam mendukung stabilitas ekonomi daerah, dengan tema “Memperkuat Komunikasi, Menjaga Ekspektasi, Membangun Optimisme Ekonomi Kalimantan.”
Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Selatan, Aloysius Donanto, menekankan pentingnya membangun jejaring komunikasi yang kuat antara bank sentral, akademisi, dan jurnalis.
“Ekonomi itu separuh angka dan separuh trust. Angka hanyalah alat untuk membangun kepercayaan tersebut. Di sinilah peran jurnalis menjadi sangat vital sebagai opinion maker untuk memberikan edukasi positif kepada masyarakat,” ujarnya, Rabu, 6 Mei 2026.
Ia juga memaparkan berbagai tantangan ekonomi global yang berdampak pada nilai tukar rupiah, tingkat pengangguran, hingga pentingnya respons kebijakan yang konsisten. Menurutnya, Kalimantan memiliki potensi besar sebagai lumbung energi dan pangan nasional, yang perlu didukung iklim investasi kondusif serta penguatan hilirisasi.
“Tantangan ke depan bukan hanya kestabilan harga, tetapi juga kestabilan aspek lainnya. Kita memerlukan narasi yang jelas dan mudah dipahami publik agar setiap kebijakan dapat direspons positif oleh pasar dan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, Gunawan Prayitno, membahas pentingnya hilirisasi dan transisi ekonomi dari ketergantungan pada sektor tambang menuju ekonomi berbasis nilai tambah.
Menurutnya, peningkatan kapasitas dan literasi masyarakat menjadi kunci agar potensi sumber daya alam Kalimantan dapat memberikan manfaat optimal.
Diskusi yang berlangsung dinamis juga menyoroti dilema antara percepatan hilirisasi dan pelestarian lingkungan. Peserta menekankan pentingnya penyelarasan kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah agar pembangunan berjalan selaras.
Selain itu, agenda hari pertama diisi dengan workshop penulisan editorial ekonomi bersama jurnalis senior nasional, guna meningkatkan kualitas penyajian informasi kebijakan ekonomi yang akurat dan menarik.
Kegiatan ini diikuti berbagai organisasi jurnalis, perwakilan media, serta akademisi dari wilayah Kalimantan, termasuk peserta dari Dinas Kominfosantik Provinsi Kalimantan Tengah. (MMC Kalteng)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....