Banyak Warga Menabung Emas karena Bebas Inflasi
- 11 Mar 2026 21:51 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kenaikan harga emas dunia berdampak pada meningkatnya aktivitas transaksi, terutama masyarakat yang menjual atau mengadaikan emasnya di Pegadaian Cabang Palangka Raya selama bulan Ramadan hingga menjelang Lebaran.
Kepala Cabang Pegadaian Kota Palangka Raya, Hermin Pongtuluran mengatakan, selama Ramadan, peningkatan transaksi dapat dilihat dari banyaknya kunjungan dari hari biasa menjelang Lebaran ini.
Hermin menyebut, selain menjual atau menggadaikan emas secara langsung, masyarakat juga banyak memanfaatkan produk cicilan emas dan tabungan emas sebagai investasi jangka panjang untuk kebutuhan konsumtif.
Hermin menjelaskan, pada produk tabungan emas, nasabah menabung dalam bentuk uang yang langsung dikonversi menjadi saldo emas sesuai harga pada hari transaksi. Tabungan emas seperti perbankan yang disertai buku tabungan. Nasabah menabung uang dan langsung dikonversi menjadi emas di hari itu.
Menurutnya, tabungan emas seperti perbankan yang disertai buku tabungan, nasabah menabung uang dan langsung dikonversi menjadi emas pada saat itu juga.
"Memang lagi booming sekali karena masyarakat sudah sadar untuk menabung dalam bentuk emas karena emas itu zero inflasi, sehingga masyarakat lebih nyaman menabung di emas. Nah di emas ini masyarakat menabung mulai dari 0,01 atau setara dengan 29 ribu itu kita langsung konversi ke emas. Jadi saldo tabungan itu saldo gram, bukan uang," ujarnya, Selasa 10 Maret 2026.