OJK Kalteng Perkuat Bentuk Pelayanan kepada Masyarakat Kalteng

  • 21 Feb 2026 06:19 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat berbagai bentuk pelayanan kepada masyarakat sebagai upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di daerah. Melalui beragam program edukasi, perlindungan konsumen, hingga layanan pengaduan, OJK Kalteng berkomitmen menghadirkan layanan yang mudah diakses dan responsif.

Selain itu, OJK Kalteng juga mengoptimalkan layanan Kontak OJK 157 dan kanal pengaduan konsumen untuk menampung laporan masyarakat terkait dugaan investasi ilegal maupun permasalahan dengan lembaga jasa keuangan. Langkah ini dinilai penting untuk memberikan perlindungan maksimal kepada konsumen.

Masyarakat Kalimantan Tengah memberikan respons positif terhadap berbagai bentuk pelayanan yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalteng. Sejumlah warga menilai program edukasi dan layanan pengaduan yang disediakan cukup membantu meningkatkan pemahaman tentang produk keuangan yang aman.

Salah seorang warga Palangka Raya, Paulina mengaku sosialisasi yang digelar OJK membuat dirinya lebih berhati-hati sebelum berinvestasi, edukasi keuangan yang menyasar generasi muda sangat relevan dan layanan pengaduan konsumen juga cukup membantu. Jumat, 20 Februari 2026.

“Kadang masyarakat belum tahu harus mengadu ke mana ketika ada masalah dengan lembaga keuangan. Sekarang kami jadi tahu cara mengecek legalitas lembaga keuangan. Informasi seperti ini sangat penting,” ujarnya.

Hal senada disampaikan pelaku UMKM setempat Mariati, yang merasa terbantu dengan pendampingan akses pembiayaan. Menurutnya, kehadiran OJK melalui kegiatan literasi membuka wawasan pelaku usaha kecil untuk memanfaatkan layanan keuangan formal.

Ke depan, OJK Kalteng menegaskan akan terus memperluas jangkauan pelayanan, termasuk memanfaatkan teknologi digital dan memperbanyak kegiatan edukasi langsung ke masyarakat desa. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sektor jasa keuangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Rekomendasi Berita