Kinerja APBN Kalteng Hingga Akhir November Capai 92 Persen

  • 27 Des 2025 14:09 WIB
  •  Palangkaraya

KBRN, Palangka Raya: Kinerja pendapatan dan hibah Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Provinsi Kalimantan Tengah hingga 30 November 2025 menunjukkan tren positif. Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kalimantan Tengah mencatat realisasi pendapatan dan hibah APBN mencapai Rp8.333,32 miliar atau 92,12 persen dari target yang telah ditetapkan.

Kepala Kanwil DJPb Kalteng, Herry Hernawan, menyampaikan capaian tersebut mengalami pertumbuhan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. “Realisasi pendapatan dan hibah APBN Kalimantan Tengah tumbuh sebesar Rp1.130,83 miliar atau 15,70 persen secara tahunan (year on year/yoy),” ujarnya, Rabu (24/12/2025).

Herry menjelaskan, pertumbuhan tersebut terutama ditopang oleh Pajak Dalam Negeri yang tumbuh 11,78 persen dibandingkan tahun lalu. Kinerja ini didorong oleh meningkatnya penerimaan Pajak Penghasilan (PPh) nonmigas serta jenis pajak lainnya.

Selain itu, Pajak Perdagangan Internasional juga mencatatkan lonjakan signifikan. Hingga November 2025, penerimaan sektor ini meningkat Rp433,57 miliar atau tumbuh 178,76 persen (yoy).

Kontribusi terbesar berasal dari Bea Keluar, yang naik Rp432,43 miliar atau 180,51 persen (yoy). Bahkan, realisasi Bea Keluar telah mencapai 595,17 persen dari target tahun 2025, dengan komoditas utama minyak kelapa sawit (CPO) dan produk turunannya yang menyumbang 91,82 persen dari total penerimaan.

“Kinerja Bea Keluar yang sangat positif ini dipengaruhi oleh kenaikan harga referensi CPO yang cukup tinggi sejak awal 2025,” ucapnya.

Lebih lanjut Herry menjelaskan, pada November 2025 harga referensi CPO yang ditetapkan Kementerian Perdagangan mencapai 963,75 dolar AS per metrik ton, atau tumbuh 0,19 persen (yoy). Secara kumulatif, periode Januari hingga November 2025 mencatat pertumbuhan 12,91 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari sisi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP), realisasi juga melampaui target. Hingga akhir November 2025, PNBP telah mencapai 148,35 persen dari target, dengan pertumbuhan 12,78 persen (yoy).

Kinerja PNBP tersebut terutama didorong oleh penerimaan kementerian dan lembaga, khususnya Polri, yang mencatat realisasi hingga 666,08 persen dan tumbuh 8,51 persen (yoy). Kontribusi terbesar berasal dari layanan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), serta layanan pengamanan objek vital.

Sementara itu, dari sisi belanja, realisasi Belanja APBN Kalimantan Tengah hingga 30 November 2025 mencapai Rp28.867,42 miliar atau 85,06 persen dari pagu. Angka tersebut tumbuh Rp2.273,33 miliar atau 8,55 persen (yoy).

Capaian ini mencerminkan akselerasi pelaksanaan program pemerintah pusat di daerah, sekaligus menunjukkan peran strategis APBN dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah sepanjang tahun 2025.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....