Kenaikan Harga BBM Berdampak dengan TBS Sawit, Perusahaan Takut Membeli
- 21 Apr 2026 22:24 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dikhawatirkan memicu efek domino hingga ke harga bahan baku minyak goreng, yaitu tandan buah segar (TBS) sawit di tingkat petani.
Pengamat Ekonomi Kalteng, Rawing Rambang, mengatakan kenaikan harga BBM bisa menjadi pemberat harga TBS petani. Oleh karena itu perusahaan tidak berani untuk membeli, sehingga tidak terjadi transaksi yang berdampak dengan perekonomian.
| Baca juga: Harga Sawit Anjlok, Petani Sebut Terparah |
Menurut Sekretaris Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Cabang Kalteng ini, kenaikan BBM menjadi salah satu faktor berpengaruh terhadap harga TBS. Artinya, masuk ke dalam faktor kenaikan harga TBS dan bagi pihak perusahaan ini sangat memberatkan.
"Sawit yang biasanya 3.500 sekarang mencapai 3.900 per kilogram TBS. Mudah-mudahan kesepakatan damai antara Amerika dan Iran yang akan berlangsung di Islamabad, sehingga ekonomi dunia kembali normal," ujarnya, Selasa 21 April 2026.
Rawing Rambang menambahkan, dengan kenaikan harga TBS tersebut, Gapki juga menjadi was-was karena harga terlalu tinggi, mengakibatkan daya beli masyarakat menurun. "Ini daya beli menurun, akibatnya TBS-TBS yang berada di petani tidak terbeli," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....