Anggota DPR RI Soroti Harga LPG Bersubsidi di Sampit
- 04 Mar 2026 06:08 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Sampit - Masih tingginya harga Gas LPG 3 kilogram bersubsidi di Kalimantan Tengah (Kalteng) menjadi perhatian serius dari Anggota DPR-RI.
Seperti di Kabupaten Kotawaringin Timur, harga per tabung tembus Rp50 ribu dan menurut Anggota DPR-RI Komisi XII, Sigit K Yunianto harga tersebut tidak masuk akal.
Sigit mengatakan, saat penelurusan ke wilayah setempat, tingginya harga gas LPG bersubsidi ini di daerah perkotaan yang seharusnya dijual dengan harga eceran tertinggi.
"Meskipun kondisi geografis di Kalimantan Tengah memiliki jarak distribusi, namun tidak bisa menjadi alasan harga penjualan gas elpiji menjadi mahal," ucapnya, Selasa 3 Maret 2026.
Sementara itu, di tempat terpisah, Kepala Bidang Perlindungan Konsumen, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalimantan Tengah, Maskur, menyebut terkait masih tingginya harga gas elpiji di pasaran, pihaknya hanya bisa melakukan pengawasan harga terhadap agen dan pangkalan. "Sedangkan terkait lonjakan harga, biasanya terjadi di tingkat pengecer," ucapnya.
Meski demikian, Pihak Dinas, Perdagangan dan Perindustrian Kalteng, juga membuka pengaduan bagi masyarakat dan pemerintah daerah. Dengan adanya perhatian serius ini, persoalan mahalnya harga gas LPG 3 kilogram di pasaran bisa tersampaikan dan dicari jalan keluarnya.