Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah
- 01 Feb 2026 20:38 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Dalam rangka memperkuat ketahanan energi nasional, PT Pertamina (Persero) berhasil membawa pulang minyak mentah sebanyak 1 juta barel hasil produksinya di Aljazair. Minyak mentah tersebut bersumber dari Wilayah Kerja (WK) migas di Aljazair yang dioperasikan oleh Pertamina Internasional Eksplorasi & Produksi (PIEP) selaku anak usaha Subholding Upstream Pertamina.
Hal tersebut ditandai dengan bersandarnya kapal tanker MT Spyros yang membawa minyak mentah di perairan Cilacap, usai menempuh ribuan mil laut dari Afrika Utara. Selanjutnya, muatan minyak mentah tersebut akan segera dialirkan menuju Kilang (Refinery Unit) IV Cilacap milik PT Kilang Pertamina Internasional.
Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menegaskan pengapalan tersebut menandai babak baru ekspansi Pertamina di Afrika Utara. Momentum ini menyusul kepastian perpanjangan kontrak bagi hasil di Blok 405A, yang memberikan jaminan operasional bagi perusahaan hingga 25 tahun ke depan.
“Bersandarnya kapal yang telah mengarungi samudera sebulan lebih ini menjadi harapan untuk visi ketahanan energi nasional. Ini merupakan bukti nyata Pertamina dalam mewujudkan amanah Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto,” ucap Simon, dilansir dari laman resmi Pertamina, Minggu, 1 Februari 2026.
Simon menekankan pentingnya semangat kolaborasi antar-entitas untuk memperkuat operasional dan mencapai target bersama. Menurutnya, pengapalan minyak mentah ini melibatkan PT Pertamina Internasional EP sebagai produsen, Pertamina International Shipping sebagai pelaksana proses pengapalan, dan Kilang Pertamina Internasional sebagai pembeli dan pengelola kilang dalam negeri.
Sementara itu, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, menyampaikan bahwa kesuksesan perjalanan minyak mentah dari Aljazair ke Indonesia tidak lepas dari keringat dan kerja keras seluruh anak negeri. Menurutnya, peristiwa ini menunjukkan keseriusan Pertamina untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat.
"Seluruh jajaran komisaris akan terus memberikan dukungan untuk mengawal proses di Pertamina hingga minyak mentah ini mampu menjadi produk-produk yang memiliki nilai tambah bagi masyarakat di seluruh Indonesia. Saya ucapkan selamat dan apresiasi kepada Perwira yang sudah bekerja dengan penuh dedikasi,” kata Iriawan, mengakhiri.