Pementasan Drama 'Malawen' Mahasiswa 2023 PBSI UPR Meriah
- 08 Jun 2026 08:26 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) angkatan 2023 Universitas Palangka Raya (UPR) sukses mementaskan drama berjudul Malawen yang diangkat dari cerita rakyat Kabupaten Barito Selatan. Pementasan berlangsung di area UPT Taman Budaya Kalimantan Tengah, Jalan Temanggung Tilung XIII-13, Palangka Raya, Sabtu, 6 Juni 2026.
Drama Malawen mengisahkan perjalanan cinta Intan, putri seorang damang, yang jatuh hati kepada Kumbang, seorang pemuda yang berasal dari hutan. Kisah keduanya berkembang menjadi cerita penuh konflik yang sarat dengan nilai budaya dan kearifan lokal masyarakat Kalimantan Tengah.
Pementasan tersebut disaksikan ratusan penonton yang terdiri dari mahasiswa berbagai fakultas di Universitas Palangka Raya, akademisi, serta masyarakat umum. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya UPT Taman Budaya Kalimantan Tengah, Sanggar Dandang Tingang, CV Eagle Professional Spirit, AnsPro Production, serta RRI Palangka Raya sebagai mitra media.
Koordinator Program Studi PBSI FKIP UPR, Alifiah Nurachmana, mengatakan pementasan drama tersebut merupakan bagian dari tugas akhir semester untuk mata kuliah Latihan Pemeranan dan Manajemen Pertunjukan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diberikan kesempatan untuk menerapkan teori yang telah dipelajari dalam bentuk pertunjukan nyata di hadapan publik.
Menurut Alifiah, karya yang dipentaskan tidak hanya menjadi sarana pembelajaran seni pertunjukan, tetapi juga upaya memperkenalkan budaya lokal kepada generasi muda. Cerita Malawen dipilih karena memiliki nilai budaya yang kuat dan relevan untuk diangkat kembali melalui media teater.
Ia menilai kreativitas mahasiswa angkatan 2023 dalam membawakan drama tersebut sudah cukup baik meskipun masih terdapat beberapa kekurangan. Keterbatasan waktu latihan menjadi tantangan tersendiri, namun secara keseluruhan pementasan dinilai berhasil dan mendapat apresiasi dari para dosen maupun penonton yang hadir.
“Pementasan drama Malawen yang digelar mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Palangka Raya menjadi bagian dari tugas akhir semester untuk mata kuliah Latihan Pemeranan dan Manajemen Pertunjukan. Kreativitas mahasiswa angkatan 2023 ini sudah cukup baik meski masih terdapat beberapa kekurangan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus sutradara Malawen, Eko Patrio, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang telah membantu sehingga pementasan dapat terlaksana dengan baik.
Eko berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar pada tahun mendatang dengan konsep yang lebih inovatif. Menurutnya, masih banyak kekayaan budaya Kalimantan Tengah yang dapat diangkat dan diperkenalkan kepada masyarakat melalui seni pertunjukan.
“Kami berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan pada tahun mendatang dengan inovasi yang lebih berkembang serta mampu menggali lebih banyak kekayaan budaya Kalimantan Tengah untuk diperkenalkan kepada masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, pementasan drama Malawen menjadi bentuk nyata pembelajaran berbasis praktik yang memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa. Selain mengasah kemampuan seni peran, kegiatan tersebut juga melatih manajemen pertunjukan dan kerja sama tim dalam menghasilkan sebuah karya kreatif.
Pementasan drama Malawen turut disaksikan Ketua Senat Universitas Palangka Raya, Prof. Dr. Petrus Poerwadi, M.S. Kehadiran sejumlah akademisi dan tokoh pendidikan menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan seni, budaya, dan kreativitas mahasiswa di lingkungan kampus.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....