FBIM 2026 Dorong Pariwisata dan Ekonomi Masyarakat

  • 18 Mei 2026 22:02 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya – Karnaval budaya dalam rangka Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026 diharapkan mampu menjadi magnet bagi pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata di Kalimantan Tengah. Kegiatan budaya terbesar di Bumi Tambun Bungai itu berlangsung meriah di kawasan Bundaran Besar Kota Palangka Raya, Selasa, 19 Mei 2026.

Ribuan masyarakat tampak memadati sepanjang rute karnaval untuk menyaksikan berbagai atraksi budaya yang ditampilkan para peserta. Antusiasme warga terlihat sejak awal kegiatan hingga akhir parade budaya berlangsung.

Peserta karnaval terdiri dari perwakilan kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah, instansi pemerintah daerah, hingga unsur terkait lainnya. Mereka menampilkan mobil hias bernuansa budaya daerah serta beragam tarian tradisional yang menggambarkan kehidupan masyarakat Dayak.

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, mengatakan FBIM bukan sekadar ajang perlombaan seni dan budaya, tetapi juga menjadi momentum penting dalam menjaga dan melestarikan budaya daerah. Menurutnya, keberadaan FBIM memiliki peran strategis untuk memperkenalkan identitas dan kekayaan budaya Kalimantan Tengah kepada masyarakat luas.

“Festival Budaya Isen Mulang menjadi wadah untuk menunjukkan kekayaan budaya daerah sekaligus menjaga warisan leluhur agar tetap dikenal dan dicintai generasi muda,” ujar Fairid.

Ia berharap, pelaksanaan FBIM yang rutin digelar setiap tahun tidak hanya menjadi sarana pelestarian budaya, tetapi juga mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Palangka Raya maupun Kalimantan Tengah secara umum.

Menurut Fairid, tingginya antusiasme masyarakat dan peserta menjadi bukti bahwa budaya daerah tetap memiliki daya tarik kuat. Potensi budaya lokal dinilai mampu mendukung pembangunan sektor pariwisata berbasis kearifan lokal yang berkelanjutan.

Melalui pelaksanaan FBIM 2026, Pemerintah Kota Palangka Raya berharap budaya daerah semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional. Festival ini juga diharapkan menjadi ruang kolaborasi untuk memperkuat identitas budaya sekaligus menggerakkan sektor ekonomi kreatif masyarakat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....