PWI Kalteng Gelar FGD Tangkal Hoaks di Medsos

  • 17 Jul 2025 09:46 WIB
  •  Palangkaraya
Video

KBRN, Palangka Raya: Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Tengah terus berupaya menjaga kualitas dan kredibilitas informasi di tengah derasnya arus digital saat ini.

Menyadari pentingnya peran media dalam menghadapi tantangan penyebaran hoaks dan disinformasi, PWI menggelar Forum Group Discussion (FGD) bertajuk "Peran Wartawan dalam Menangkal Hoaks dan Disinformasi di Media Sosial" pada Rabu (16/7/2025) di Hotel Luwansa Palangka Raya.

Acara ini dihadiri para wartawan, akademisi, mahasiswa, dan peserta dari berbagai kalangan yang memiliki kepedulian terhadap pentingnya verifikasi informasi demi menjaga ketahanan masyarakat dari berita palsu yang meresahkan.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Humas UMPR, Junaidi, menjelaskan bahwa saat informasi salah beredar di media sosial seperti Facebook, Instagram, dan YouTube. Wartawan seharusnya memiliki rasa tanggung jawab untuk meluruskan fakta agar masyarakat tidak salah paham.

“Jika informasi keliru terus dibiarkan, masyarakat bisa menganggapnya sebagai kebenaran yang berbahaya. Oleh karena itu, peran wartawan sangat penting dalam meng-counter hoaks, terutama melalui media online yang cepat menyebarkan informasi,” ujarnya.

Sementara itu, peserta diskusi, Muhammad Hafid, mengapresiasi kegiatan ini sebagai langkah yang sangat bermanfaat, terutama bagi mahasiswa dan generasi Z.

"Harapannya untuk peserta yang sudah menikmati kegiatan ini supaya tidak berhenti sampai di sini saja. Saya lihat ada beberapa rekan-rekan dari organisasi yang mungkin nanti bisa mengembangkan melalui sosialisasi di organisasi masing-masing" ucapnya.

Muhammad Hafid menambahkan kegiatan seperti FGD yang dilaksanakan PWI Kalteng ini menjadi salah satu langkah strategis untuk membangun literasi digital yang lebih baik demi terciptanya masyarakat yang cerdas dan kritis dalam menyikapi informasi di era digital.

Rekomendasi Berita