Hari Kapas Sedunia 2026, Tingkatkan Kesadaran dalam Penggunaan Kapas

  • 07 Okt 2026 15:04 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Hari Kapas Sedunia diperingati setiap 7 Oktober sebagai momentum untuk mengenali peran penting kapas dalam kehidupan masyarakat dunia. Peringatan ini menyoroti kontribusi kapas terhadap perdagangan, lapangan kerja, pembangunan pedesaan, dan penghidupan berkelanjutan.

Dilansir dari laman World Cotton Day, Hari Kapas Sedunia pertama kali diluncurkan pada 7 Oktober 2019 di Jenewa, Swiss, bertepatan dengan kegiatan di markas Organisasi Perdagangan Dunia atau WTO. Dua tahun kemudian, Perserikatan Bangsa-Bangsa menetapkan 7 Oktober sebagai Hari Kapas Sedunia dalam kalender peringatan resminya.

Peringatan ini mengusung tema permanen “Cotton for Good” yang mengajak masyarakat melihat kapas sebagai kekuatan untuk kebaikan. Tema tersebut sekaligus mendorong perhatian terhadap manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan dari komoditas kapas.

Kapas memiliki peran besar dalam menopang kehidupan jutaan petani, pekerja industri tekstil, pelaku usaha, dan keluarga yang bergantung pada rantai nilainya. Komoditas ini juga berkontribusi terhadap penciptaan lapangan kerja, perdagangan internasional, pembangunan ekonomi, dan pengurangan kemiskinan, terutama di sejumlah negara berkembang.

Hari Kapas Sedunia juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya inovasi, keberlanjutan, dan praktik yang bertanggung jawab dalam sektor kapas dan tekstil. Upaya tersebut diperlukan agar manfaat kapas dapat terus dirasakan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Peringatan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, pelaku industri, organisasi internasional, sekolah, petani hingga masyarakat umum. Kegiatan dapat dilakukan melalui konferensi, edukasi, kunjungan ke perkebunan atau pabrik, pameran, kampanye media sosial, maupun kegiatan lain yang mengangkat cerita tentang kapas.

Hari Kapas Sedunia pada akhirnya bukan sekadar perayaan terhadap serat alami, melainkan penghargaan terhadap manusia dan komunitas yang berada di balik produksinya. Momentum setiap 7 Oktober diharapkan memperkuat kerja sama masyarakat global dalam menjadikan kapas sebagai bagian dari perdagangan, kesejahteraan, dan pembangunan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....