Ketagihan Makanan Pedas? Ini Penjelasan Ilmiah di Balik Senyawa Capsaicin

  • 30 Sep 2026 14:13 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Makanan pedas sering kali membuat seseorang ingin kembali menyantapnya, meski sensasi panas di mulut bisa terasa cukup kuat. Cabai dalam berbagai hidangan tidak hanya memberikan rasa pedas, tetapi juga memicu respons tertentu pada tubuh. Lantas, mengapa makanan pedas bisa terasa seperti membuat ketagihan?

Sensasi pedas pada cabai berasal dari senyawa bernama capsaicin. Senyawa ini berinteraksi dengan reseptor tertentu pada tubuh yang merespons panas. Akibatnya, otak menerima sinyal seolah-olah tubuh sedang mengalami sensasi panas, meskipun makanan tersebut sebenarnya tidak meningkatkan suhu tubuh seperti terkena sumber panas.

Ketika menerima sinyal tersebut, tubuh dapat memberikan respons seperti berkeringat, wajah memerah, hidung berair atau muncul sensasi panas di mulut. Respons ini merupakan bagian dari cara tubuh menghadapi rangsangan yang ditimbulkan oleh capsaicin.

Sensasi tersebut juga dapat diikuti dengan pelepasan endorfin, yaitu senyawa yang berkaitan dengan rasa nyaman dan respons terhadap rasa sakit. Hal inilah yang diduga ikut membuat sebagian orang menikmati sensasi setelah mengonsumsi makanan pedas dan terdorong untuk mencobanya kembali.

Selain itu, tingkat toleransi terhadap rasa pedas dapat berbeda pada setiap orang. Seseorang yang terbiasa mengonsumsi cabai mungkin merasa makanan tertentu tidak terlalu pedas, sementara orang yang jarang makan pedas dapat merasakan sensasi yang jauh lebih kuat. Kebiasaan mengonsumsi makanan pedas juga dapat membuat seseorang lebih terbiasa dengan sensasinya.

Menariknya, sensasi pedas sebenarnya bukan termasuk rasa dasar seperti manis, asin, asam, pahit dan umami. Pedas lebih berkaitan dengan sensasi panas atau iritasi yang diterima oleh sistem saraf. Karena itu, pengalaman menikmati makanan pedas bisa terasa berbeda dibandingkan menikmati rasa makanan pada umumnya.

Meski dapat memberikan sensasi yang menyenangkan bagi sebagian orang, konsumsi makanan pedas tetap perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh. Terlalu banyak makanan pedas dapat menyebabkan rasa tidak nyaman, terutama bagi orang yang sensitif terhadap makanan tertentu.

Keinginan untuk kembali menyantap makanan pedas bukan semata-mata karena seseorang menyukai rasa cabai. Sensasi panas yang ditimbulkan capsaicin dan respons tubuh terhadap rangsangan tersebut turut membuat pengalaman makan pedas menjadi unik dan bagi sebagian orang justru terasa menyenangkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....