Sikap Adaptif dan Kelola Stres Diperlukan untuk Hadapi Kondisi Kabut Asap
- 21 Sep 2026 23:05 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kondisi kabut asap akibat karhutla menjadi tantangan yang harus dihadapi masyarakat Kalimantan Tengah saat ini. Bahkan, kondisi yang hingga kini belum menunjukkan tanda perbaikan memberikan kecemasan tersendiri bagi masyarakat.
Psikolog, Rensi, mengatakan meski stres akibat karhutla dan kabut asap tidak bisa dihindari, masyarakat perlu mengelola kecemasan dan kekhawatiran. Dalam hal ini, resiliensi atau sikap adaptif diperlukan agar aktivitas tetap berjalan, meski tidak seperti biasanya.
"Kalau kita bicara resiliensi di tengah kabut asap tentunya bagaimana kemampuan kita beradaptasi terhadap tekanan. Jadi kita tidak memungkiri situasinya, tapi kita bisa mengontrol tekanan kecemasan sehingga akhirnya kita bisa merespon dengan lebih baik sehingga kita bisa bertindak dengan lebih baik," katanya, saat mengisi program Zona Edukasi di Pro 1 RRI Palangka Raya, Kamis, 17 September 2026.
Sementara itu, Anggota Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak Provinsi Kalimantan Tengah, Widiya Kumala, mengatakan bagi para orang tua penting untuk mengatur waktu agar aktivitas harian bisa berjalan dengan baik. Termasuk membantu anak mempersiapkan pembelajaran jarak jauh dari sekolah akibat kabut asap yang masih pekat.
"Memang ada beberapa keluarga yang memang merasa sudah jenuh sebenarnya. Ternyata keluarga yang saya dampingi pun sebenarnya juga sudah mulai jenuh. Tapi mau tidak mau mereka juga harus bekerja, harus berbagi, kedua anaknya harus PJJ. Jadi satu PJJ jam berapa, satu dari jam berapa. Kadang mereka menyiapkan pun tidak seperti ketika menyiapkan mereka lagi sekolah," katanya.
Menurut Widiya, kondisi kabut asap juga membuat sebagian keluarga harus menyesuaikan kembali pola aktivitas di rumah. Orang tua perlu tetap mendampingi anak, sembari menjalankan pekerjaan dan aktivitas lainnya di tengah situasi yang tidak menentu.
Dalam kondisi tersebut, kemampuan beradaptasi menjadi penting agar tekanan akibat kabut asap tidak mengganggu aktivitas keluarga secara berlebihan. Masyarakat juga diharapkan dapat mengelola kecemasan dan menjalankan rutinitas secara bertahap sesuai kondisi yang dihadapi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....