Hari Perdamaian Internasional, Dorong Aksi Nyata Wujudkan Hidup Rukun dan Damai

  • 22 Sep 2026 08:11 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Setiap 21 September, masyarakat dunia memperingati Hari Perdamaian Internasional yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Peringatan ini menjadi momentum untuk memperkuat cita-cita perdamaian, sekaligus mendorong penghentian kekerasan dan permusuhan.

Dilansir dari laman United Nations. Hari Perdamaian Internasional pertama kali diperingati pada September 1982 setelah Majelis Umum PBB menetapkannya pada 1981. Pada 2001, tanggal 21 September ditetapkan secara permanen sekaligus menjadi hari untuk menyerukan gencatan senjata dan penghentian kekerasan selama 24 jam.

Pada 2026, peringatan Hari Perdamaian Internasional mengusung tema “Investing in Peace: For Everyone, Everywhere, Every Day” atau “Berinvestasi dalam Perdamaian: Untuk Semua, di Mana Saja, Setiap Hari”. Tema tersebut menekankan bahwa perdamaian tidak hanya dibangun melalui diplomasi, tetapi juga melalui tindakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut PBB, perdamaian memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar tidak adanya perang atau konflik. Perdamaian berkaitan dengan kehidupan yang aman, bermartabat, memiliki kesempatan, serta terciptanya kerja sama dan ruang bagi setiap orang untuk menyampaikan suara.

PBB juga menyoroti peran para pembangun perdamaian di tingkat masyarakat, seperti relawan, pegiat sosial, pemimpin masyarakat sipil, penjaga perdamaian, dan individu yang mendorong dialog. Berbagai tindakan tersebut dinilai berkontribusi dalam menjembatani perbedaan, memperkuat persatuan, serta menciptakan fondasi perdamaian dari tingkat komunitas.

Upaya membangun perdamaian juga dapat dilakukan melalui investasi pada kesehatan, pendidikan, gizi, perlindungan sosial, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia dan martabat setiap individu. PBB turut menekankan pentingnya diplomasi, dialog, negosiasi, dan upaya pemeliharaan perdamaian sebagai instrumen untuk menciptakan perdamaian yang berkelanjutan.

Peringatan Hari Perdamaian Internasional 2026 menjadi pengingat bahwa menciptakan perdamaian merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan tindakan nyata setiap hari. Melalui sikap saling menghormati, dialog, kepedulian, dan kerja sama, masyarakat dapat berkontribusi membangun lingkungan yang lebih aman dan damai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....