Hari Bersih-Bersih Sedunia 2026, Dorong Aksi Nyata Kurangi Sampah
- 21 Sep 2026 09:43 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Hari Bersih-Bersih Sedunia atau World Cleanup Day diperingati setiap 20 September sebagai momentum global untuk meningkatkan kepedulian terhadap persoalan sampah. Perserikatan Bangsa-Bangsa menetapkan tanggal tersebut melalui Resolusi Majelis Umum PBB Nomor 78/122 pada 8 Desember 2023.
Dilansir dari laman UN Habitat, pada 2026, peringatan Hari Bersih-Bersih Sedunia mengangkat tema “From Clean Plates to Clean Cities” atau “Dari Piring Bersih Menuju Kota Bersih”. Tema ini menyoroti persoalan sampah makanan sebagai salah satu jenis sampah terbesar yang sebenarnya dapat dicegah.
UN-Habitat mencatat lebih dari satu miliar porsi makanan terbuang setiap hari di dunia, sementara jutaan orang masih menghadapi kelaparan dan keterbatasan layanan dasar. Sampah makanan juga memberikan tekanan terhadap sistem pengelolaan sampah, sumber daya alam, serta upaya penanganan perubahan iklim.
Sampah makanan diperkirakan menyumbang sekitar delapan hingga sepuluh persen emisi gas rumah kaca global dan turut menghasilkan emisi metana ketika berakhir di tempat pembuangan. Dampaknya semakin terasa di kawasan perkotaan karena meningkatnya volume sampah dapat membebani infrastruktur, lingkungan, dan kesehatan masyarakat.
Peringatan tahun ini mendorong masyarakat untuk mengurangi sampah melalui kebiasaan sehari-hari, termasuk mengelola makanan secara lebih bijak. Upaya tersebut dapat dilakukan dengan mengurangi pemborosan makanan, memilah sampah, mendistribusikan kembali makanan yang masih layak, serta mengolah sampah organik menjadi kompos.
Selain aksi individu, Hari Bersih-Bersih Sedunia mendorong pemerintah, masyarakat, dunia usaha, organisasi, dan akademisi memperkuat kerja sama dalam pengelolaan sampah. Kebijakan, teknologi, sistem pemulihan makanan, serta penerapan ekonomi sirkular diharapkan dapat membantu menciptakan kota yang lebih tangguh, hemat sumber daya, dan inklusif.
Peringatan Hari Bersih-Bersih Sedunia 2026 menjadi pengingat bahwa menjaga kebersihan tidak hanya dilakukan melalui kegiatan memungut sampah, tetapi juga dengan mencegah sampah sejak dari sumbernya. Melalui perubahan kebiasaan dan aksi bersama, pengurangan sampah makanan dapat mendukung lingkungan yang lebih sehat sekaligus pembangunan kota yang berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....