Rumah Dikepung Karhutla, Warga Palangka Raya Sebulan Tak Bekerja
- 19 Sep 2026 14:03 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sekitar kawasan Jalan Mahir-Mahar Palangka Raya berdampak terhadap aktivitas warga.
Salah seorang warga Jalan Sei Nyamuk, Tarji, mengaku tidak dapat pergi bekerja selama hampir satu bulan karena kondisi lingkungan tempat tinggalnya dikepung karhutla dan kabut asap.
Tarji mengatakan, kondisi tersebut membuat dirinya lebih banyak berada di rumah untuk menjaga keselamatan keluarga serta mengantisipasi apabila api semakin mendekati rumah.
Menurutnya, kabut asap dan kobaran api di sekitar kawasan tempat tinggal juga membuat aktivitas menjadi terganggu. Oleh karena itu dirinya berharap penanganan karhutla dapat segera dilakukan agar kondisi lingkungan kembali aman dan masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa.
Tarji juga berharap pemerintah bersama petugas dan relawan dapat terus melakukan pemantauan serta pemadaman terhadap titik-titik api yang berada di sekitar permukiman warga.
Ia menilai kondisi karhutla yang berlangsung cukup lama tidak hanya mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat, tetapi juga berdampak pada penghasilan warga yang terpaksa tidak dapat bekerja.
"Saya bekerja sangat jauh di Bukit Liti sana, jadinya was-was meninggalkan rumah, terkadang satu hari kerja tidak sampai pulang lagi karena api ini, semakin hari itu semakin meluas. Dari arah sana mutar ke sini. Kalau di sana itu Perumahan Jatayu, kalau arahnya ke sana Jalan Mahir Mahar. Kalau arah ke sana, ini ada hutan hijau sedikit, sebelah sana kan rumah kita," katanya, Kamis 17 September.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....