Jarak Pandang Terbatas, Penerbangan di Bandara Tjilik Riwut Dibatalkan

  • 19 Sep 2026 14:02 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Semua penerbangan di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya dibatalkan akibat kabut asap tebal karena kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Tidak hanya Kamis 17 September 2026, penerbangan juga banyak yang dicancel pada Jumat 18 September.

Eksekutif General Manager (EHM) PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, I Made Darmawan kepada RRI, mengatakan, jarak pandang atau visibility saat ini hanya berkisar 300 meter saja, sehingga tidak memungkinkan untuk pendaratan maupun sebaliknya.

I Made Darmawan, menjelaskan terdapat 16 penerbangan yang dijadwalkan, terdiri dari delapan keberangkatan dan delapan kedatangan yakni rute Jakarta, Semarang dan Surabaya.

"Sementara ini masih Garuda, Super AirJet Citilink Garuda. Itu aja dulu, Batik sama Lion Air masih bertahan karena jarak pandang 300 meter yang jelas ini pesawatnya dibatalkan, tidak terbang karena kita menunggu hampir dari 10 jam lalu kita lakukan evaluasi tidak ada kenaikan terkait dengan jarak pandang. Jadi teman-teman maskapai memutuskan untuk dilakukan pembatalan," katanya, Kamis 17 September 2026.

Sementara itu, Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya, Anton Budiyono, menjelaskan, Kota Palangka Raya saat ini terlihat dari pantauan sensor PM2,5 yang menunjukkan warna merah hingga hitam. "Merah itu sangat tidak sehat. Sedangkan hitam, artinya berbahaya bagi kesehatan," ucapnya.

Selain itu lanjut Anton, jarak pandang untuk penerbangan juga sangat terbatas dipengaruhi banyaknya titik panas atau hotspot serta pergerakan angin yang sangat landai sehingga kabut asap tebal terkonsentrasi di wilayah Kota Palangka Raya dan sekitarnya saja.

Pihak BMKG Palangka Raya, terus melakukan koordinasi dengan mitra terkait untuk memantau perkembangan kondisi demi keamanan penerbangan.

Sembari menunggu perkembangan kondisi penerbangan, pihak bandara Tjilik Riwut bersama maskapai, telah mengaktifkan layanan service recovery bagi penumpang yang terdampak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....