BKSDA: Jaga Hutan dan Gambut Kalteng, Lindungi Habitat Satwa

  • 15 Sep 2026 20:53 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kalimantan Tengah memiliki sumber daya alam yang besar dan potensial bagi kelangsungan hidup. Hutan dan lahan gambut yang luas menjadi habitat bagi berbagai jenis satwa serta mendukung keseimbangan ekosistem.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Tengah, Andi Kadhafi, mengatakan masyarakat perlu menjaga kelestarian hutan dari potensi kebakaran hutan. Pasalnya, kebakaran hutan yang terjadi secara masif dapat merusak habitat dan menyebabkan kepunahan satwa.

“Jadi, prinsip dari kepunahan itu spesies apapun ya, itu karena kehilangan habitat. Itu prinsip utamanya begitu. Karena habitatnya hilang maka spesiesnya punah begitu. Tetapi kita ini kan punya kawasan gambut barangkali salah satu yang terluas di Indonesia. Gambut kita ini kan 4 juta hektare begitu oleh karena itu sekarang betul semua pihak memberi atensi yang luar biasa besar terhadap penanggulangan kebakaran hutan ini mulai dari tingkat presiden sampai menteri dan seterusnya," katanya, saat menjadi narasumber program Green Radio di Pro 1 RRI Palangka Raya, Sabtu, 12 September 2026.

Sementara itu, Humas Balai Taman Nasional Sebangau, Noviyanti Nugraheni, mengatakan Balai Taman Nasional Sebangau terus berupaya menjaga wilayah konservasi dari ancaman kebakaran hutan. Selain itu, pihaknya juga melakukan pemantauan dan pembaruan data orang utan secara berkala agar populasinya tetap terjaga.

“Kalau dari Taman Nasional Sebangau sendiri karena kita tuh ya bagian kecil dari Kalimantan Tengah tentunya pasti kita juga ke depannya akan menjalankan peran kami sebagai bagian dari Kalimantan Tengah sendiri dengan support data dan sebagainya. Kalau di Sebangau sendiri ya, dimulai oleh beliau dulu pernah juga kita sudah monitoring orangutan itu setiap tahun ada," katanya.

Upaya perlindungan kawasan konservasi juga dilakukan dengan memperketat pengawasan terhadap kegiatan penelitian di dalam kawasan. Setiap peneliti wajib mengajukan permohonan dan menjelaskan tujuan, jumlah anggota, lama penelitian, serta rencana pengelolaan sampel yang diambil.

Perlindungan tersebut penting untuk mencegah kekayaan genetik dan biodiversitas Kalimantan Tengah dibawa keluar tanpa pengawasan. Melalui kolaborasi pemerintah, pengelola kawasan konservasi, peneliti, dan masyarakat, kelestarian hutan, gambut, serta satwa di Kalimantan Tengah diharapkan dapat terus terjaga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....