Asap Karhutla Berbahaya, Warga Diminta Batasi Aktivitas di Luar Ruangan
- 01 Sep 2026 04:34 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kondisi asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memburuk dapat menyebabkan kualitas udara berada pada tingkat tidak sehat hingga berbahaya.
Salah satu polutan yang perlu diwaspadai adalah partikulat halus PM2,5, yaitu partikel berukuran sangat kecil yang dapat masuk jauh ke dalam sistem pernapasan.
Saat konsentrasi PM2,5 meningkat, masyarakat dianjurkan membatasi aktivitas di luar ruangan, terutama kelompok yang lebih rentan terhadap dampak pencemaran udara. Mengurangi waktu berada di lingkungan terbuka dapat membantu menekan jumlah paparan asap dan partikel halus yang terhirup.
Selain membatasi aktivitas di luar ruangan, perlindungan saluran pernapasan juga menjadi langkah penting. Masyarakat yang terpaksa harus beraktivitas di luar rumah sebaiknya menggunakan masker yang mampu menyaring partikel halus, serta memastikan masker terpasang dengan baik dan menutupi hidung serta mulut.
Masyarakat juga perlu memantau perkembangan kualitas udara melalui informasi resmi sebelum melakukan aktivitas di luar rumah. Ketika kondisi udara memburuk, kegiatan seperti olahraga di ruang terbuka maupun aktivitas lain yang tidak mendesak sebaiknya ditunda sampai kualitas udara membaik.
Kewaspadaan terhadap asap karhutla perlu dilakukan secara bersama-sama, terutama ketika jarak pandang mulai berkurang dan udara terlihat berkabut.
Dengan membatasi aktivitas di luar ruangan, menggunakan perlindungan pernapasan yang tepat, serta mengikuti informasi kualitas udara dan imbauan pemerintah, risiko paparan PM2,5 selama periode kabut asap dapat dikurangi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....