Jalan Trans Kalimantan Tertutup Kabut Asap Karhutla

  • 05 Okt 2026 11:07 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Hingga kini jalan Trans Kalimantan Poros Selatan Kota Palangka Raya masih tertutup kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan.

Dampak kabut asap pekat di Trans Kalimantan Poros Selatan ini, menghambat arus transportasi. Para pengemudi harus berhati-hati melintasi jalan ini.

Kabut asap juga berasal dari lahan gambut yang terbakar di kawasan Buluh Merindu, Kecamatan Sebangau yang sangat berdekatan dengan Trans Kalimantan, Poros Selatan.

Guna mengatasi kebakaran di kawasan ini, puluhan personil dari Polda Kalimantan Tengah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan pendinginan.

Wakil Komandan Satuan Brimob Polda Kalimantan Tengah AKBP Abdian Berkat mengatakan, kendala di lokasi adalah sumber air yang sangat minim. Guna mendapatkan sumber air, petugas harus membuat sumur bor di lokasi kebakaran lahan gambut.

"Kendala yang kami hadapi adalah sumber air. Jadi kami harus mencari sumber air, kemudian kami buat sumber bor, baru selang disambung. Kemudian itu salah satu media yang kami gunakan untuk dicampurkan ke dalam air, sehingga api atau bara yang ada di dalam tanah itu bisa padam sepenuhnya," ujarnya, Minggu 4 Oktober 2026.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Perhubungan, terus melakukan koordinasi dengan berbagai instansi serta mitra perhubungan dalam mengantisipasi dampak kebakaran hutan dan lahan serta kabut asap terhadap kelancaran transportasi.

Koordinasi dilakukan untuk memastikan kondisi kabut asap tidak mengganggu aktivitas transportasi, khususnya arus distribusi barang yang masuk. Kondisi di lapangan terus dipantau dan koordinasi akan dilakukan apabila terjadi gangguan terhadap jalur transportasi akibat menurunnya jarak pandang maupun kondisi kabut asap.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....