Waspada Kabut Asap Karhutla, Lindungi Diri dari Gangguan Pernapasan
- 23 Agt 2026 15:20 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dapat menurunkan kualitas udara dan mengganggu kesehatan masyarakat.
Paparan asap dalam jumlah tinggi dapat meningkatkan risiko gangguan pada saluran pernapasan, terutama bagi anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki kondisi kesehatan tertentu.
Saat kabut asap mulai menyelimuti wilayah permukiman, masyarakat diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan. Jika harus keluar rumah, penggunaan masker pelindung seperti N95 atau KN95 dianjurkan untuk membantu menyaring partikel halus yang terdapat dalam asap.
Selain membatasi aktivitas di luar rumah, masyarakat juga perlu menutup rapat pintu dan jendela agar asap dari luar tidak mudah masuk ke dalam ruangan.
Upaya menjaga kualitas udara di dalam rumah menjadi penting, terutama ketika konsentrasi asap di lingkungan sekitar meningkat.
Masyarakat juga dianjurkan memperbanyak konsumsi air putih selama kondisi kabut asap berlangsung. Asupan cairan yang cukup dapat membantu menjaga kondisi tubuh, sementara aktivitas fisik berat di luar ruangan sebaiknya dihindari ketika kualitas udara memburuk.
Jika mulai mengalami gejala seperti batuk terus-menerus, sesak napas, nyeri dada, mata terasa perih, atau keluhan pernapasan lainnya, masyarakat diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan.
Kewaspadaan dan langkah perlindungan sejak dini diperlukan agar dampak kabut asap karhutla terhadap kesehatan dapat diminimalkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....