Tiga Ribu Lebih Warga Palangka Raya Ikuti Deklarasi Akbar Perang Melawan Narkoba

  • 21 Agt 2026 21:04 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Sekitar tiga ribu lebih unsur masyarakat mengikuti Deklarasi Akbar Perang Melawan Narkoba di Bundaran Besar Palangka Raya pada Kamis, 20 Agustus 2026. Kegiatan yang melibatkan pelajar, mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, dan profesional muda ini, menjadi momentum untuk memperkuat komitmen masyarakat Kalimantan Tengah dalam memerangi penyalahgunaan narkoba.

Ketua Umum Gerakan Dayak Anti Narkoba (GDAN), Sadagori Henoch Binti, mengatakan deklarasi digelar untuk mengenang tiga anggota Polres Katingan yang gugur saat menjalankan tugas negara memberantas jaringan narkoba. Menurutnya, pengorbanan tersebut menjadi pemantik semangat masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba hingga ke akar permasalahan.

"Mereka tewas sebagai pahlawan kemanusiaan dan ini kita lakukan untuk mengenang jasa mereka, sekaligus untuk membangkitkan semangat kita semua dalam melawan narkoba," ujarnya.

Sementara itu, Guru SMK Negeri 4 Palangka Raya, Meileli, yang turut dalam kegiatan tersebut, menilai keterlibatan generasi muda dalam deklarasi menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran terhadap bahaya narkoba. Menurutnya, generasi muda merupakan aset bangsa, sehingga perlu dibekali kegiatan positif, agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba. Ia juga mendorong siswa, mengisi waktu dengan berbagai kegiatan positif, sehingga dapat fokus meraih prestasi dan masa depan.

"Tentu kami selalu mendukung dan terus ingin menjadi pendukung dalam pemberantasan narkoba, terlebih pencegahan kepada generasi muda," ucapnya.

Deklarasi Akbar Perang Melawan Narkoba diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi gerakan bersama yang terus digaungkan di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Keterlibatan generasi muda diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan narkoba, sekaligus mewujudkan Kalimantan Tengah dan Indonesia yang bebas dari narkoba. (Vina Rahmawati)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....