BI Kalteng Perkuat Sinergi dengan Perguruan Tinggi Program Kebanksentralan

  • 15 Apr 2026 20:29 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya – Bank Indonesia terus memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi mitra melalui pelaksanaan Program Pendidikan Kebanksentralan Tahun 2026 di Provinsi Kalimantan Tengah. Program ini menjadi langkah strategis dalam mencetak sumber daya manusia unggul, khususnya di wilayah Kalimantan Tengah.

Kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah dengan empat perguruan tinggi, yakni Universitas Palangka Raya (UPR), UIN Palangka Raya, Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR), dan Universitas Antakusuma Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat.

Program Pendidikan Kebanksentralan mengusung tiga pilar utama yang selaras dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pembelajaran, penelitian, dan pemberdayaan. Ketiga pilar ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat peran akademisi dalam pembangunan ekonomi.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Tengah, Yuliansah Andrias, saat kegiatan kick off di Kota Palangka Raya, menyampaikan bahwa program tersebut tidak hanya berfokus pada pemberian beasiswa, tetapi juga pada penguatan kapasitas mahasiswa di bidang ekonomi dan keuangan. Ia menegaskan, mahasiswa akan dibekali pemahaman yang lebih mendalam mengenai peran dan fungsi Bank Indonesia sebagai bank sentral, sehingga mampu berkontribusi dalam pembangunan ekonomi.

Selain bantuan biaya pendidikan, Bank Indonesia juga memberikan dukungan penelitian bagi mahasiswa dari jenjang S1 hingga S3. Dukungan ini diharapkan dapat mendorong lahirnya riset-riset berkualitas yang relevan dengan kebutuhan ekonomi nasional, sekaligus memperkuat ekosistem akademik di perguruan tinggi.

Sebanyak 235 kuota beasiswa disiapkan dan didistribusikan ke empat perguruan tinggi, yakni Universitas Palangka Raya sebanyak 80 kuota, UIN Palangka Raya sebanyak 55 kuota, Universitas Muhammadiyah Palangka Raya sebanyak 50 kuota, serta Universitas Antakusuma sebanyak 50 kuota. “Program ini dirancang dengan konsep pembinaan berkelanjutan agar mahasiswa tidak hanya menerima bantuan finansial, tetapi juga pengembangan kompetensi secara menyeluruh,”katanya, Selasa 14 April 2026.

Pada pilar pembelajaran, program ini difokuskan pada peningkatan literasi kebanksentralan melalui kuliah umum, training of trainers, serta pengembangan mata kuliah kebanksentralan. Upaya ini bertujuan agar mahasiswa memahami fungsi dan tugas bank sentral secara komprehensif.

Sementara itu, pada pilar penelitian, Bank Indonesia memberikan dukungan berupa bantuan penelitian di bidang kebanksentralan. Fokus penelitian mencakup sektor strategis seperti kebijakan moneter, sistem pembayaran, dan stabilitas sistem keuangan.

Adapun pada pilar pemberdayaan, program diwujudkan melalui bantuan pendidikan kebanksentralan bagi mahasiswa serta pengelolaan komunitas Generasi Baru Indonesia (GenBI). Pilar ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang adaptif dan kompeten.

Penandatanganan kerja sama dilakukan pada 14 April 2026 di Aula Betang Hapakat, Kantor Perwakilan BI Kalimantan Tengah, oleh Kepala Perwakilan BI Kalteng Yuliansah Andrias bersama pimpinan dari masing-masing perguruan tinggi yang terlibat.

Melalui program ini, Bank Indonesia menegaskan komitmennya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus memperkuat fondasi ekonomi nasional. Sinergi yang terjalin diharapkan memberikan dampak berkelanjutan bagi pembangunan ekonomi daerah, khususnya di Kalimantan Tengah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....