Sejarah Hari Peringatan Bom Atom Hiroshima, Pengingat Perdamaian Dunia
- 07 Agt 2026 00:01 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Hari Peringatan Bom Atom Hiroshima diperingati setiap tanggal 6 Agustus untuk mengenang tragedi pengeboman atom di Hiroshima, Jepang, pada tahun 1945. Peringatan ini menjadi momen refleksi atas besarnya penderitaan manusia akibat penggunaan senjata nuklir serta pentingnya menjaga perdamaian dunia.
Dilansir dari laman National Today, peristiwa tersebut terjadi pada masa-masa akhir Perang Dunia II ketika Amerika Serikat menjatuhkan bom atom bernama Little Boy di atas Hiroshima pada 6 Agustus 1945. Ledakan dahsyat itu menewaskan puluhan ribu orang seketika dan menghancurkan sebagian besar wilayah kota, sementara korban terus bertambah akibat paparan radiasi dalam beberapa bulan berikutnya.
Tiga hari setelah pengeboman Hiroshima, bom atom kedua yang diberi nama Fat Man dijatuhkan di Nagasaki pada 9 Agustus 1945. Rangkaian peristiwa tersebut mendorong Jepang menyerah kepada Sekutu pada pertengahan Agustus 1945 dan menandai berakhirnya Perang Dunia II.
Selain menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar, ledakan bom atom juga meninggalkan dampak kesehatan jangka panjang akibat radiasi. Banyak penyintas mengalami penyakit serius selama bertahun-tahun, sementara kerusakan bangunan dan infrastruktur mencapai sekitar 70 persen di Hiroshima.
Hari Peringatan Bom Atom Hiroshima kini diperingati melalui upacara mengenang para korban, doa bersama, serta mengheningkan cipta pada pukul 08.15 waktu setempat, sesuai waktu ledakan terjadi. Pemerintah Kota Hiroshima juga menyampaikan Deklarasi Perdamaian setiap tahun sebagai seruan kepada dunia untuk menghapus senjata nuklir dan membangun perdamaian yang berkelanjutan.
Peringatan ini tidak hanya dilakukan di Jepang, tetapi juga diikuti berbagai organisasi, lembaga pendidikan, dan komunitas internasional. Beragam kegiatan seperti seminar, pameran, diskusi sejarah, hingga kampanye perlucutan senjata nuklir diselenggarakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya perang nuklir.
Lebih dari sekadar mengenang tragedi masa lalu, Hari Peringatan Bom Atom Hiroshima membawa pesan agar bencana serupa tidak pernah terulang. Semangat perdamaian, penghormatan terhadap kemanusiaan, dan komitmen untuk mewujudkan dunia bebas senjata nuklir menjadi nilai utama yang terus diwariskan kepada generasi mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....