Dharma Wanita Kalteng Tekankan Peran Keluarga Cegah Dampak Negatif Era Digital

  • 06 Agt 2026 19:40 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Ketahanan keluarga dinilai menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan di era digital. Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kalimantan Tengah mengajak para orang tua, khususnya perempuan sebagai ibu, untuk memperkuat komunikasi dalam keluarga guna membentuk generasi yang tangguh dan bijak memanfaatkan teknologi.

Wakil Ketua II Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kalimantan Tengah, Ny. Sari Marlina Agustan, mengatakan bahwa membangun ketahanan keluarga dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti menyediakan waktu untuk berdiskusi bersama anak, mendampingi aktivitas mereka, serta membatasi penggunaan gawai agar komunikasi dalam keluarga tetap terjaga.

“Dharma Wanita mengajak seluruh pengurus maupun anggota mengajarkan kepada keluarga adanya manajemen waktu. Misalnya di hari kerja, itu kita memberikan waktu yang kadang bisa boleh full untuk membuka gadget, tapi kita harus atur agar tidak lepas dalam hal pengawasan karena anak-anak sendiri itu kan ada tugas dari sekolah ya,” ujarnya saat menjadi narasumber Dialog Kalteng Menyapa di Pro 1 RRI Palangka Raya, Selasa, 4 Agustus 2026.

Sementara itu, Ketua Dharma Wanita Persatuan Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Ny. Fitria Jhon Lis Berger, menambahkan tantangan yang dihadapi keluarga saat ini dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari perkembangan teknologi, kondisi ekonomi, hingga perubahan pola hidup. Menurutnya, pola komunikasi dalam keluarga juga perlu menyesuaikan perkembangan zaman dengan memberikan ruang bagi anak untuk menyampaikan pendapat dan mencari solusi bersama.

“Artinya banyak menjadi bagian yang terintervensi ketika semua faktor itu lemah jadi artinya ketika ekonomi itu kuat maka keluarga itu mampu membangun misalnya generasi-generasi yang juga tidak hanya melek teknologi tetapi juga mampu menguasai itu. Kemudian faktor lain juga akan terimbas jadi artinya multifaktor ini yang benar-benar harus disadari tidak ada single variable yang hanya mempengaruhi satu bagian dari keluarga tersebut,” ucapnya.

Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kalimantan Tengah berharap penguatan peran keluarga dapat menjadi langkah awal dalam menghadapi tantangan era digital sekaligus menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak. (Enhance Dwi Hapsari)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....