Lazismu Muhammadiyah Siap Bantu Baperida Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan

  • 10 Jun 2026 13:10 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Ketua Lazismu Kalimantan Tengah, Muhammad Fitriani, mengapresiasi kegiatan yang digelar di Bapperida Kalteng, sebagai momentum penting dalam mendorong inovasi gerakan sosial di daerah. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan semangat baru bagi Lazismu untuk terus mengembangkan peran zakat, infak, sedekah, dan wakaf sebagai mesin sosial yang mampu menggerakkan perubahan serta membangun peradaban, khususnya di Kalimantan Tengah.

Ia menjelaskan, saat ini Lazismu tidak lagi hanya berfokus pada pemberian bantuan sesaat, tetapi telah berkembang menjadi lembaga yang berperan sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat, berupaya menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung dan berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Lazismu Kalimantan Tengah telah melaksanakan berbagai program, mulai dari bantuan kesehatan melalui AmbulansMu dan pendampingan pasien, beasiswa pendidikan, pembinaan UMKM, hingga berbagai program kemanusiaan lainnya. Program-program tersebut menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat dan wakaf mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan warga di Kalimantan Tengah,” ujarnya, Rabu, 10 Juni 2026.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bapperida Kalimantan Tengah, Chanda Asmara, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat aktif dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan. Menurutnya, partisipasi tidak harus dilakukan dalam skala besar, karena kelompok-kelompok kecil yang terdiri dari lima hingga sepuluh orang pun dapat memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan berbagai program keberlanjutan di daerah.

"Seluruh upaya tersebut bermuara pada terwujudnya Indonesia Emas 2045. Karena itu, kita terus mendorong keterlibatan berbagai pihak, mulai dari organisasi nonpemerintah (NGO), komunitas, hingga individu yang memiliki kepedulian terhadap isu keberlanjutan. Keterlibatan tersebut mencakup berbagai sektor, seperti lingkungan, ekonomi, budaya, pendidikan, dan bidang lainnya yang berkontribusi terhadap pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....