Hari ASI, Momentum Meningkatkan Kesadaran Pentingnya Air Susu Ibu bagi Anak

  • 31 Jul 2026 09:18 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Hari ASI Sedunia atau World Breastfeeding Day diperingati setiap tanggal 1 Agustus sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemberian Air Susu Ibu (ASI) bagi kesehatan ibu dan bayi.

Peringatan ini menjadi awal dari Pekan ASI Sedunia (World Breastfeeding Week) yang berlangsung pada 1–7 Agustus setiap tahunnya dan didukung oleh berbagai organisasi kesehatan dunia untuk mendorong praktik menyusui yang optimal.

ASI merupakan sumber nutrisi terbaik bagi bayi karena mengandung zat gizi lengkap, antibodi, vitamin, mineral, serta enzim yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan sejak awal kehidupan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi, kemudian dilanjutkan dengan makanan pendamping ASI (MPASI) yang bergizi hingga usia dua tahun atau lebih.

Selain memberikan manfaat bagi bayi, menyusui juga membawa dampak positif bagi kesehatan ibu. Pemberian ASI dapat membantu mempercepat pemulihan setelah melahirkan, mengurangi risiko perdarahan pascapersalinan, serta menurunkan risiko penyakit tertentu, seperti kanker payudara dan kanker ovarium. Ikatan emosional yang terjalin selama proses menyusui juga berperan penting dalam memperkuat hubungan antara ibu dan anak.

Peringatan Hari ASI Sedunia biasanya diisi dengan berbagai kegiatan edukasi, seperti seminar kesehatan, kampanye menyusui, konsultasi laktasi, hingga penyuluhan bagi calon ibu dan keluarga.

Pemerintah, tenaga kesehatan, komunitas, serta berbagai organisasi turut mengajak masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang mendukung ibu menyusui, baik di rumah, tempat kerja, maupun fasilitas umum.

Melalui Hari ASI Sedunia, diharapkan semakin banyak keluarga yang memahami pentingnya pemberian ASI sebagai investasi bagi kesehatan generasi mendatang.

Dukungan dari keluarga, tenaga kesehatan, pemerintah, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang ramah bagi ibu menyusui sehingga setiap bayi memiliki kesempatan memperoleh haknya untuk mendapatkan ASI secara optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....