Siaga Darurat Karhutla, Palangka Raya Dikepung 104 Kebakaran Lahan
- 26 Jul 2026 20:53 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, sejak penetapan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tanggal 1 Juni hingga 24 Juli 2026, telah terjadi 104 kali kejadian karhutla.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Palangka Raya, Heri Fauzi, mengatakan total luas lahan yang terbakar 53,81 hektare tersebar di empat kecamatan. Heri Fauzi menerangkan, Kecamatan Jekan Raya penyumbang terbesar karhutla dengan 71 kali kejadian.
"Terdapat 71 kali di Kecamatan Jekan Raya atau terbanyak, 17 di Sabangau, 12 kali di Pahandut dan empat kali di Pahandut. Sedangkan Kecamatan Rakumpit masih nihil," katanya, Sabtu 25 Juli 2026.
Heri Fauzi menambahkan, melihat data tersebut, menunjukkan bahwa musim kemarau tahun ini meningkatkan potensi kebakaran, terutama pada kawasan lahan gambut yang mudah terbakar.
"Hampir semua instansi terkait dikerahkan bersama BPBD, seperti TNI, Polri, relawan serta masyarakat terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan agar kebakaran tidak meluas dan menimbulkan kabut asap," ucapnya.
Saat ini, selain melakukan pemadaman, patroli rutin, sosialisasi kepada masyarakat, dan pengawasan terhadap aktivitas pembukaan lahan terus ditingkatkan. Masyarakat diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat segera ditangani.
Pemerintah berharap kolaborasi seluruh pihak dapat menekan jumlah kejadian karhutla selama puncak musim kemarau, sekaligus mencegah dampak yang lebih luas terhadap kesehatan masyarakat, lingkungan, dan aktivitas perekonomian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....