Hari Anak Nasional, Momentum Perkuat Pendidikan dan Karakter Anak
- 24 Jul 2026 10:46 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Hari Anak Nasional yang diperingati setiap 23 Juli menjadi momentum untuk mengevaluasi kembali berbagai persoalan pendidikan anak di Indonesia. Dalam hal ini, pemerintah terus berupaya menyediakan akses layanan pendidikan yang mudah melalui penyediaan fasilitas belajar, tenaga pendidik, hingga berbagai program bantuan pendidikan bagi masyarakat.
Guru SMA Garuda Palangka Raya, Vrilitae, mengatakan pendidikan merupakan bagian penting dalam pemenuhan hak-hak dasar anak. Menurutnya, seluruh elemen masyarakat perlu memberikan dukungan agar anak-anak dapat terus melanjutkan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi.
"Saya mau tegaskan bahwa jangan biarkan anak-anak kita putus sekolah. Karena sekolah itu adalah dasar pendidikan yang membawa mereka kepada yaitu karakter yang baik. Karakter yang baik. Karena kita akan menyesal di kemudian hari bila kita membiarkan anak-anak kita putus sekolah di SD, di SMA, dan lain-lain," katanya, saat mengisi program Dialog Kalteng Menyapa di Pro 1 RRI Palangka Raya, Kamis, 23 Juli 2026.
Sementara itu, salah satu warga Palangka Raya, Risa Kosasih, mengatakan upaya pemerintah dalam menyediakan berbagai akses pendidikan patut diapresiasi. Meski demikian, pendidikan juga harus dibarengi dengan pembentukan karakter yang kuat dari lingkungan keluarga sebagai fondasi utama bagi perkembangan anak.
"Tapi ya harus dibarengi juga dengan pembangunan karakter siswa atau seorang anak yang dimulai dari rumah. Karena dengan pembangunan karakter siswa dari rumah itu juga akan berdampak signifikan buat menekan kasus bullying," katanya.
Risa menambahkan bahwa sekolah bukan satu-satunya tempat anak belajar, karena pendidikan juga berlangsung di rumah dan lingkungan sekitar. Menurutnya, orang tua merupakan sekolah pertama bagi anak yang memberikan teladan dalam membentuk nilai, moral, serta karakter sejak usia dini.
Ia juga menilai tujuan utama pendidikan bukan hanya mengejar prestasi akademik, tetapi membentuk pribadi yang berkarakter, mampu membedakan yang baik dan buruk, serta peduli terhadap sesama. Dengan dukungan keluarga, sekolah, masyarakat, dan pemerintah, anak-anak diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi yang berpendidikan sekaligus berakhlak baik.
Peringatan Hari Anak Nasional diharapkan menjadi pengingat bahwa pemenuhan hak pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci agar setiap anak memperoleh kesempatan belajar yang layak dan berkembang menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....