Musim Kemarau, Masyarakat Diimbau Antisipasi Kekurangan Air Bersih
- 17 Jul 2026 19:32 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Memasuki musim kemarau, masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia, khususnya provinsi Kalimantan Tengah diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kekurangan air bersih.
Berkurangnya curah hujan dalam waktu yang cukup lama dapat menyebabkan penurunan debit sungai, sumur, dan sumber air lainnya yang selama ini menjadi andalan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG menyampaikan bahwa musim kemarau tahun ini berpotensi menyebabkan sejumlah daerah mengalami kekeringan, terutama wilayah yang mengandalkan pasokan air dari sumber alami. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan mulai melakukan langkah antisipasi seperti menghemat penggunaan air dan menyiapkan cadangan air bersih.
Selain menghemat penggunaan air, masyarakat juga dianjurkan untuk menjaga kebersihan tempat penampungan air agar tetap layak digunakan. Penampungan air hujan, tandon, maupun wadah penyimpanan lainnya perlu dibersihkan secara berkala untuk mencegah pencemaran dan berkembangnya bibit penyakit yang dapat mengganggu kesehatan.
Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), kekeringan merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang kerap terjadi saat musim kemarau.
BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan melalui pemetaan daerah rawan kekeringan, distribusi air bersih apabila diperlukan, serta edukasi terkait penggunaan air secara bijaksana.
Sementara itu, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengingatkan bahwa ketersediaan air bersih sangat penting untuk menjaga sanitasi dan kesehatan masyarakat.
Air bersih yang cukup diperlukan untuk minum, memasak, mencuci, serta menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah berbagai penyakit, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.
Melalui upaya antisipasi yang dilakukan sejak dini, dampak kekurangan air bersih selama musim kemarau diharapkan dapat diminimalkan.
Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait menjadi kunci dalam memastikan kebutuhan air bersih tetap terpenuhi, sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan aman dan nyaman sepanjang musim kemarau.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....