Peredaran Narkoba di Kalangan Pelajar Jadi Ancaman Serius

  • 09 Jul 2026 12:35 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Peredaran dan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar masih menjadi ancaman serius yang memerlukan perhatian semua pihak. Selain aparat penegak hukum, peran keluarga dan sekolah dinilai sangat penting untuk mencegah generasi muda terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika yang dapat merusak masa depan.

Ketua Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palangka Raya, Alan Sitompul, menjelaskan bahwa seseorang yang mulai terjerat narkoba umumnya mengalami perubahan perilaku maupun kondisi fisik.

"Ciri-cirinya antara lain sulit berkonsentrasi saat berbicara, sering berbohong, menutup diri dari lingkungan sekitar, serta mengalami perubahan pada tatapan mata dan respons tubuh," ujarnya, Selasa, 7 Juli 2026.

Menurut Alan Sitompul, pengguna narkoba yang telah mengalami ketergantungan juga akan memperlihatkan perubahan fisik yang semakin jelas, seperti tremor, gerakan tubuh yang tidak normal, emosi yang sulit dikendalikan, hingga menurunnya kemampuan berpikir secara jernih. Kondisi tersebut bahkan dapat berdampak pada kehidupan sosial maupun keharmonisan keluarga.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Palangka Raya, Arbusin, mengatakan pihaknya terus memperkuat langkah pencegahan, melalui penerapan tata tertib yang melarang keras keterlibatan siswa dalam penyalahgunaan narkoba maupun obat-obatan terlarang. Aturan tersebut menjadi komitmen yang wajib dipatuhi seluruh peserta didik.

Ancaman peredaran narkoba di Kota Palangka Raya dan Kalimantan Tengah saat ini sangat mengkhawatirkan. Jaringan pengedar dinilai terus mencari berbagai cara untuk menyasar kalangan pelajar sehingga kewaspadaan seluruh elemen pendidikan harus terus ditingkatkan.

"Karena itu, sinergi antara sekolah, orang tua, aparat penegak hukum, dan masyarakat menjadi kunci dalam membentengi generasi muda dari bahaya narkoba. Edukasi yang berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan kesadaran pelajar untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika," ujarnya. (Edy/Vina)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....