Cara Aman Hadapi Suhu Ekstrem
- 29 Jun 2026 13:38 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah pencegahan darurat menyusul lonjakan suhu udara ekstrem yang mencapai 43,8 derajat Celsius.
Kondisi panas menyengat ini berisiko tinggi memicu dehidrasi parah, kelelahan akut, hingga sengatan panas (heat stroke) yang bisa mengancam keselamatan jiwa. Pemerintah daerah dan pihak medis meminta masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan demi menjaga keselamatan tubuh.
Langkah paling krusial yang wajib dilakukan oleh setiap orang adalah menjaga hidrasi tubuh dengan minum air putih lebih banyak tanpa menunggu rasa haus datang.
| Baca juga: Obesitas Memicu Risiko Penyakit Kronis |
Hindari mengonsumsi minuman yang mengandung kafein tinggi atau kadar gula berlebih karena zat tersebut justru mempercepat hilangnya cairan tubuh lewat urine. Saat terpaksa keluar rumah, warga sangat disarankan menggunakan pakaian longgar berbahan ringan, memakai topi, serta mengoleskan tabir surya untuk melindungi kulit.
Pihak rumah sakit juga meminta warga untuk mengenali gejala awal gangguan kesehatan akibat cuaca panas, seperti pusing, mual, jantung berdebar, dan kulit kering yang memerah. Jika melihat ada kerabat atau warga yang pingsan akibat kepanasan, segera pindahkan korban ke tempat yang teduh dan ber-AC untuk diberikan pertolongan pertama. Kompres bagian leher, ketiak, dan selangkangan menggunakan kain basah dingin guna menurunkan suhu inti tubuh mereka secara cepat.
Masyarakat juga diminta untuk lebih memperhatikan kondisi kelompok rentan di sekitar mereka, seperti anak-anak, lansia, dan pekerja lapangan yang paling rawan terdampak.
Perusahaan yang mempekerjakan buruh di area terbuka dihimbau untuk mengatur ulang jam kerja atau memberikan jeda istirahat lebih sering di tempat yang teduh. Kerja sama semua pihak sangat dibutuhkan agar tidak ada korban jiwa akibat kelalaian dalam menghadapi gelombang panas ini.
Kesadaran warga untuk saling menjaga dan mematuhi panduan keselamatan diharapkan bisa meminimalisir dampak buruk dari fenomena alam yang ekstrem ini.
Pihak berwenang juga terus menyiagakan fasilitas kesehatan dan mobil ambulans darurat di beberapa titik pusat aktivitas masyarakat untuk antisipasi cepat. Dengan tetap waspada dan menjaga kondisi fisik, masyarakat diharapkan dapat melewati masa cuaca ekstrem ini dengan aman dan selamat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....