Hari Pelaut Sedunia 2026, Soroti Peran Besar dan Risiko Pelaut

  • 26 Jun 2026 10:24 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Hari Pelaut Sedunia atau Day of the Seafarer diperingati setiap tanggal 25 Juni sebagai bentuk penghormatan terhadap para pelaut yang berperan penting dalam menjaga kelancaran perdagangan internasional. Dilansir dari laman IMO, pada tahun 2026, Organisasi Maritim Internasional atau International Maritime Organization (IMO) mengusung tema “Carrying world trade. Carrying the risks” yang menyoroti kontribusi besar pelaut sekaligus risiko yang mereka hadapi dalam menjalankan tugasnya.

Tema tersebut mengingatkan dunia bahwa para pelaut merupakan tulang punggung perdagangan global yang mengangkut berbagai kebutuhan penting, mulai dari pangan, obat-obatan, hingga energi. Meski demikian, pekerjaan mereka sering berlangsung jauh dari sorotan publik dan kerap dilakukan dalam kondisi yang penuh tantangan.

IMO menegaskan bahwa kampanye tahun ini berfokus pada realitas kehidupan di laut yang sarat tekanan, kesulitan, dan risiko keselamatan. Perhatian khusus diberikan kepada pelaut yang beroperasi di wilayah berisiko tinggi maupun kawasan yang terdampak konflik geopolitik.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, António Guterres, menyampaikan bahwa hampir 90 persen barang dan komoditas dunia diangkut melalui jalur laut. Menurutnya, para pelaut sering kali menjadi pihak yang terdampak langsung ketika konflik antarnegara terjadi di berbagai kawasan strategis dunia.

Pesan tersebut semakin relevan dengan situasi yang terjadi di Selat Hormuz pada tahun 2026, ketika ribuan pelaut terjebak akibat meningkatnya ketegangan dan konflik di kawasan tersebut. IMO bersama berbagai pihak internasional berupaya memastikan keselamatan para pelaut melalui pengaturan jalur pelayaran dan evakuasi yang aman.

Melalui peringatan Hari Pelaut Sedunia, IMO mengajak pemerintah, industri pelayaran, dan masyarakat internasional untuk memberikan perlindungan yang lebih baik bagi para pelaut. Upaya tersebut mencakup penghormatan terhadap standar ketenagakerjaan, penegakan hukum internasional, serta jaminan keselamatan bagi awak kapal di seluruh dunia.

Peringatan ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi terhadap dedikasi para pelaut, tetapi juga momentum untuk meningkatkan kesadaran publik mengenai pentingnya profesi tersebut. Di balik setiap barang yang tiba di berbagai negara, terdapat kerja keras para pelaut yang terus menjaga roda perdagangan dunia tetap berputar meski harus menghadapi berbagai risiko di laut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....