Dampak Media Sosial pada Kesehatan Mental Generasi Muda dalam Pandangan Islam

  • 19 Apr 2026 15:10 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kemajuan teknologi memang memberikan kemudahan tersendiri bagi masyarakat. Bahkan dengan kehadiran internet dan media sosial saat ini, sarana komunikasi dan jejaring sosial di masyarakat semakin mudah diakses.

Meski begitu, kemudahan teknologi yang ada juga menimbulkan berbagai masalah baru di masyarakat. Dalam melihat fenomena ini, Ustaz Muhammad Abdul Malik mengatakan, sering kali yang menjadi penyebab masalah kesehatan masyarakat saat ini, termasuk anak muda, bersumber dari media sosial, di mana masyarakat cenderung membandingkan diri dengan pencapaian orang lain sehingga muncul kekhawatiran dan kecemasan.

"Ya, salah satu penyebabnya adalah sering melihat media sosial scroll-scroll, melihat orang flexing pencapaian dan segala macam. Kemudian membandingkan hal itu dengan dirinya sehingga terjadilah ada rasa insecure, rendah diri, stres, dan segala macam," katanya, saat mengisi program Mutiara Pagi di Pro 1 RRI Palangka Raya, Jumat, 17 April 2026.

Lebih lanjut, Ustaz Muhammad Abdul Malik menjelaskan, dalam ajaran Islam untuk mengatasi masalah stres dan kecemasan, salah satunya dengan memperbanyak istigfar kepada Allah. Dengan memohon ampun kepada Allah, maka ketenangan dan kemudahan akan dihadirkan kepada siapa saja yang meminta.

"Kemudian kita beristigfar kepada Allah meyakini bahwasanya kita bergantung kepada Allah bukan kepada diri kita sendiri. Sehingga ini bisa menjadi solusi bagi anak-anak muda yang mengalami masalah mental gitu ya, karena segala sesuatu itu bukan dalam kendali diri kita sepenuhnya, semuanya itu dari Allah," katanya.

Fenomena perbandingan sosial di media sosial ini juga kerap memicu rasa tidak puas terhadap diri sendiri. Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi tersebut dapat berdampak pada kesehatan mental seperti stres berkepanjangan hingga menurunnya rasa percaya diri.

Oleh karena itu, penting bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk bijak dalam menggunakan media sosial. Selain itu, memperkuat nilai spiritual dan kesadaran diri dinilai dapat menjadi langkah efektif dalam menjaga kesehatan mental di tengah arus digital yang semakin deras.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....