Warga Palangka Raya Keluhkan Antrean dan BBM Cepat Habis di SPBU
- 14 Apr 2026 22:25 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Dalam beberapa hari belakangan, warga Kota Palangka Raya terutama pemilik mobil kesulitan mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU.
Masyarakat harus mengantre berjam-jam hanya untuk mengisi minyak kendaraan. Namun, tidak sedikit SPBU yang tutup lebih awal karena kehabisan Pertamax.
Salah seorang warga, Kurniawan, mengatakan, dirinya menyebut kondisi ini kelangkaan dan sangat mengganggu mobilitas masyarakat. Lantaran sudah sejak 3 hari ini, antrean untuk pengisian BBM non-subsidi seperti Pertamak, Pertamax Turbo, dan Dexlite luar biasa panjang di sejumlah SPBU.
Menurut Kurniawan, dirinya memiliki ketakutan tersendiri akibat kelangkaan yang mendadak tersebut, disebabkan oknum yang sengaja menimbun BBM karena mengantisipasi isu kenaikan harga.
"Kami memiliki ketakutan tersendiri, jangan-jangan kelangkaan yang mendadak ini disebabkan oleh adanya oknum yang sengaja menimbun BBM karena mengantisipasi isu kenaikan harga. Harapan kami kepada pihak terkait sangat jelas, pastikan pengawasan di lapangan, walaupun pada akhirnya harga BBM memang harus naik, setidaknya pastikan ketersediaan stoknya selalu ada dan tidak langka seperti sekarang. Jangan sampai warga dirugikan dua kali," ujarnya, Senin 13 April 2026.
Sementara itu, pengawas salah satu SPBU di Kota Palangka Raya, Abdi, menegaskan jumlah pasokan BBM tidak mengalami perubahan dan keterlambatan.
Dirinya memperkirakan, penyebab panjangnya antrean, dikarenakan antusias masyarakat untuk membeli Pertamax sehingga menjadi cepat habis. Kemudian masyakarat berpindah ke SPBU lainnya, sehingga menumpuk dan terjadi antrean panjang.
"Sejauh ini tidak ada perubahan stok BBM dan tidak ada kelangkaan. Diperkirakan antusias masyarakat membeli Pertamax, sehingga cepat habis dan membeli di SPBU lain, mengakibatkan antrean panjang," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....