Songsong Paskah 2026, Umat Kristiani di Palangka Raya Fokus pada Refleksi Diri
- 03 Apr 2026 14:59 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Menjelang peringatan Paskah yang jatuh pada akhir pekan ini, umat Kristiani di Palangka Raya mulai disibukkan dengan berbagai rangkaian ibadah. Tidak hanya sekadar persiapan fisik dan dekorasi Gereja, momentum Paskah tahun ini dimaknai mendalam sebagai ruang refleksi spiritual dan pertobatan.
Pembina Katolik Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Tengah, Sandra Mariyus Adipa, menjelaskan bahwa kesibukan umat Katolik telah dimulai sejak Kamis Putih. Menurutnya, esensi dari seluruh rangkaian ini adalah pengalaman rohani untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
“Kesibukannya lebih pada refleksi diri, pengalaman rohani. Bagaimana kita mendekatkan diri kepada Tuhan Sang Pemberi Hidup. Jadi kita mengolah diri, karena itu dimulai dengan pertobatan. Dengan pertobatan itu, kita akan kembali menjadi hal yang baru lagi,” ucapnya, Kamis, 2 April 2026.
Selain kesiapan batin, aspek liturgis seperti dekorasi altar juga disesuaikan dengan makna hari raya, mulai dari nuansa putih di Kamis Putih hingga merah yang melambangkan pengorbanan di Jumat Agung. Sandra juga menekankan pentingnya suasana yang kondusif agar umat dapat beribadah dengan tenang tanpa rasa cemas, sehingga pesan kedamaian Paskah dapat tersampaikan dengan sempurna.
| Baca juga: Aisyiyah Kalteng Rayakan Milad Dengan Meriah |
Di sisi lain, persiapan teknis di lapangan juga terus dimatangkan, termasuk di lokasi-lokasi yang akan menjadi pusat ibadah fajar atau Paskah subuh pada hari Minggu mendatang. Seorang petugas teknis TUPD di salah satu titik lokasi ibadah, Mardian, menyatakan koordinasi dengan pihak gereja, seperti Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Jemaat Nazaret, terus dilakukan untuk pelaksanaan ibadah di makam kilometer 2 Palangka Raya.
“Persiapan itu di hari Sabtu. Kami selaku petugas menginfokan kepada warga yang datang. Persiapannya paling melakukan pembersihan halaman untuk parkir, supaya orang-orang nanti ibadahnya lebih nyaman, tertib, dan rapi,” katanya.
Melalui kesiapan batin dan dukungan teknis yang matang, rangkaian ibadah Paskah di Palangka Raya diharapkan berjalan dengan aman dan penuh khidmat. Kedamaian dalam beribadah menjadi harapan besar bagi seluruh elemen masyarakat agar setiap umat dapat pulang membawa sukacita Paskah. (Rian Hidayat)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....