Merawat Perbedaan, Kunci Menjaga Persatuan di tengah Keberagaman Masyarakat

  • 27 Mar 2026 07:59 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Perbedaan dalam kehidupan bermasyarakat menjadi hal yang tidak dapat dihindari dan justru menjadi kekuatan jika dirawat dengan baik.

Hal ini disampaikan oleh Ust. Abdul Sani, S.Ag dalam program Mutiara Pagi di Pro 1 RRI, pada Jumat, 27 Maret 2026. Dalam ceramahnya, Ia menekankan bahwa keberagaman bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan peluang untuk saling mengenal dan memperkuat persatuan.

Menurut Ust. Abdul Sani, salah satu alasan utama pentingnya merawat perbedaan adalah karena perbedaan itu sendiri merupakan keniscayaan atau sunatullah. Ia mengutip Surah Al-Hujurat ayat 13, yang menjelaskan bahwa manusia diciptakan berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar saling mengenal (li ta’arafu). Ayat ini menunjukkan bahwa keberagaman adalah bagian dari rencana Tuhan yang harus diterima dengan sikap terbuka dan bijaksana.

Lebih lanjut, Ia mengingatkan bahwa perpecahan sering kali muncul ketika manusia gagal memahami makna perbedaan. Dalam Surah Ali Imran ayat 105, umat diingatkan terkait larangan tegas bagi umat Islam untuk bercerai-berai dan berselisih setelah menerima petunjuk yang jelas, menyerupai umat terdahulu. Pesan ini menegaskan bahwa persatuan harus dijaga dengan menghindari konflik yang bersumber dari ego dan ketidakmauan menerima perbedaan.

Dalam konteks kehidupan sehari-hari, merawat perbedaan dapat diwujudkan melalui sikap saling menghargai, toleransi, dan komunikasi yang baik. Ust. Abdul Sani menegaskan bahwa setiap individu memiliki latar belakang, pemikiran, dan keyakinan yang berbeda, sehingga diperlukan kesadaran bersama untuk menjaga harmoni sosial. Dengan demikian, perbedaan tidak menjadi sumber konflik, melainkan menjadi kekayaan yang memperkuat persaudaraan.

Melalui program Mutiara Pagi ini, masyarakat diharapkan dapat semakin memahami pentingnya merawat keberagaman sebagai fondasi kehidupan yang damai dan sejahtera.

Pesan yang disampaikan menjadi pengingat bahwa persatuan tidak berarti keseragaman, melainkan kemampuan untuk hidup berdampingan dalam perbedaan dengan penuh rasa hormat dan tanggung jawab.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....