Indeks Pembangunan Pemuda Kalteng Perlu Mendapat Perhatian Serius
- 18 Feb 2026 14:50 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Kalimantan Tengah dinilai perlu mendapat perhatian khusus. Hal tersebut disampaikan Ketua Ikatan Duta Bahasa Kalimantan Tengah, Gihon Asa Jagad, usai menjadi narasumber dalam kegiatan “Sekolah Kepemimpinan Dasar” yang berlangsung di Aula Palangka, Universitas Palangka Raya, Sabtu-Minggu, 14-15 Februari 2026.
Gihon mengatakan, salah satu tujuan kegiatan tersebut adalah meningkatkan IPP di Kalimantan Tengah. Berdasarkan data tahun 2023, IPP Kalimantan Tengah berada di peringkat 32 dari 34 provinsi di Indonesia.
“Tujuan kegiatan ini bukan hanya seremonial, tetapi sebagai bentuk kepedulian bersama untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda dan memberikan dampak nyata bagi Kalimantan Tengah,” ujarnya.
Menurut Gihon, pemuda Kalimantan Tengah perlu didorong dari sisi motivasi dan inovasi agar mampu membawa daerah menjadi lebih baik di masa depan. Ia berharap materi yang disampaikannya dapat menjadi penyemangat bagi para peserta untuk terus berkembang dan berkontribusi.
Sementara itu, Founder Langkah Inovasi Indonesia, Hafidz Ridha Tjahsaputra, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kualitas kepemimpinan pemuda, khususnya pada level dasar.
“Dasar kepemimpinan yang kami tekankan meliputi kejujuran, integritas, kemampuan berpikir kritis, serta kemampuan bekerja sama. Tujuannya untuk merangkul semua kebutuhan tersebut dan melahirkan generasi penerus Kalimantan Tengah,” ucapnya.
Hafidz menilai, pemuda Kalimantan Tengah tidak kekurangan kapasitas, namun masih membutuhkan ruang atau wadah untuk mengaktualisasikan gagasan dan potensi yang dimiliki. Karena itu, Organisasi Parlemen Pola Pikir bersama Langkah Inovasi Indonesia berinisiatif menghadirkan program tersebut sebagai ruang pengembangan diri bagi generasi muda.
Peserta kegiatan, Ali, berharap pelatihan kepemimpinan tersebut mampu mendorong pemuda untuk lebih aktif meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta berkontribusi dalam membuka peluang kerja bagi masyarakat.
“Menambah kapasitas saya sebagai pemuda agar ke depan mampu memimpin dan memberikan dampak bagi masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya Palangka Raya,” katanya.
Kegiatan ini diikuti ratusan pelajar SMA dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kalimantan Tengah. Selain mendapatkan materi kepemimpinan, peserta juga membangun jejaring dan bertukar gagasan untuk menghadapi berbagai persoalan di daerah. (Celine Geovanny)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....