Maulid Nabi Jadi Momentum Meneladani Akhlak dan Menguatkan Persatuan

  • 26 Agt 2026 22:18 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Momen Maulid Nabi Muhammad SAW memberikan makna mendalam yang perlu kembali direnungkan umat Islam. Salah satunya dengan belajar meneladani sikap bijak Nabi dalam kehidupan bermasyarakat agar tercipta hubungan yang rukun dan damai.

Pemuka Agama Islam di Palangka Raya, Ustadz Ansori, mengatakan masyarakat perlu meneladani cara Nabi Muhammad mengenalkan perilaku kebaikan di tengah masyarakat. Sikap dan akhlak mulia tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan masa kini yang penuh dengan berbagai tantangan.

“Sesungguhnya aku diutus hanya untuk menyempurnakan akhlak, akhlak yang mulia. Ya, perilaku dan ucapan beliau bisa menjadi uswah hasanah atau teladan yang dapat kita contoh dalam kehidupan sehari-hari ya,” katanya, saat mengisi program Mutiara Pagi di Pro 1 RRI Palangka Raya, Senin, 24 Agustus 2026.

Sementara itu, Akademisi FUAD UIN Palangka Raya, Akhmad Supriadi, mengatakan momen peringatan Maulid Nabi Muhammad juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk merekatkan persatuan dan persaudaraan. Meski masyarakat di Kalimantan Tengah memiliki latar belakang yang beragam, kondisi tersebut justru menjadi pengingat bagi setiap masyarakat untuk saling menghormati.

“Itu adalah berkat kehadiran Nabi Muhammad yang mampu membuat semacam ikatan, ikatan-ikatan sosial sehingga Madinah menjadi daerah yang rukun dan damai. Mungkin kayak Palangka Raya, kita hidup dalam sebuah satu rumah yang beda kamar, beragam sukunya, beragam agamanya, beragam kelompoknya. Tapi kenapa bisa damai? Karena tadi ada saling menghormati ya,” katanya.

Nilai keteladanan Nabi Muhammad dapat menjadi landasan dalam menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Tengah. Sikap saling menghormati, menjaga persaudaraan, dan mengedepankan akhlak mulia penting diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan kedamaian. Dengan meneladani akhlak Nabi, masyarakat dapat bersama-sama menjaga kehidupan yang harmonis di tengah perbedaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....