Pentingnya Memanfaatkan Waktu di Bulan Dzulhijjah

  • 02 Jun 2026 06:19 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya-Sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah merupakan salah satu waktu yang paling istimewa dalam kalender Islam. Pada hari-hari tersebut, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal saleh karena memiliki keutamaan dan pahala yang besar di sisi Allah .

Hal itu disampaikan oleh Jainudin, S.Pd.I dalam program Mimbar Agama Islam Pro 1 RRI Palangka Raya. Senin, 1 Juni 2026. Menurutnya, banyak orang merasa sedih ketika kehilangan kesempatan duniawi, namun tidak sedikit yang justru lalai ketika kehilangan kesempatan meraih pahala dan ampunan Allah .

"Kesempatan dunia sering kali membuat manusia merasa rugi ketika terlewat. Padahal, kesempatan mendapatkan pahala dan ampunan Allah jauh lebih berharga. Bisa jadi sepuluh hari pertama Dzulhijjah ini tidak akan terulang lagi dalam hidup kita, sehingga jangan sampai disia-siakan," ujarnya.

Jainudin mengajak umat Islam untuk mengisi hari-hari mulia tersebut dengan berbagai amal terbaik, seperti salat berjamaah, membaca Al-Qur'an, bersedekah, menjalankan puasa sunnah, membantu sesama, memperbanyak istighfar, serta berdzikir kepada Allah . Menurutnya, salat berjamaah memiliki keutamaan yang besar, khususnya bagi laki-laki yang dianjurkan untuk melaksanakannya di masjid ketika azan dikumandangkan.

"Rasulullah SAW telah mengajarkan dan mencontohkan kepada umatnya untuk selalu melaksanakan salat berjamaah di masjid. Jangan sampai kita meninggalkan amalan yang sangat besar pahalanya ini," katanya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya membaca Al-Qur'an sebagai bagian dari ibadah yang seharusnya menjadi rutinitas harian umat Islam. Jainudin mengingatkan agar Al-Qur'an tidak hanya disimpan, tetapi dibaca dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

"Jangan biarkan Al-Qur'an hanya tersimpan. Membaca Al-Qur'an memiliki pahala yang luar biasa. Setiap huruf yang dibaca akan mendapatkan ganjaran dari Allah dan biasakan membaca meskipun hanya satu lembar setiap hari," ucapnya.

Lebih lanjut, Jainudin mengingatkan bahwa kesibukan dunia sering kali membuat manusia lalai memanfaatkan waktu yang berharga. Karena itu, momentum bulan Dzulhijjah hendaknya dijadikan sarana untuk meningkatkan kualitas ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah .

Ia berharap umat Islam dapat memanfaatkan hari-hari istimewa tersebut dengan sebaik-baiknya sehingga memperoleh keberkahan, pahala yang berlimpah, serta ampunan dari Allah ."Isi dengan amal saleh dan ibadah terbaik, karena kita tidak pernah tahu apakah masih akan dipertemukan dengan Dzulhijjah pada tahun berikutnya," katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....