Memaknai Essensi Hijrah dalam Islam
- 22 Jun 2026 20:50 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID,Palangka Raya - Hijrah dalam Islam tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan tempat, tetapi juga perubahan diri menuju kehidupan yang lebih baik dan mendapatkan ridha Allah . Hal tersebut disampaikan oleh H.M. Ansori, S.Sos.I., M.Pd dalam program Mutiara Pagi Pro1 RRI Palangka Raya, Senin, 22 Juni 2026.
Menurut H.M. Ansori, esensi hijrah adalah memperbaiki diri, baik dari sisi pola pikir, sikap, maupun perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan adalah menjaga lisan, karena banyak kesalahan manusia berasal dari perkataan yang tidak terjaga.
“Lidah tak bertulang, dengan mudahnya kita mengucapkan berbagai hal. Maka perlu ada perbaikan dalam pola pikir dan sikap, bukan hanya perubahan penampilan di luar, tetapi perubahan yang benar-benar berasal dari dalam diri,” katanya.
Ia menjelaskan, secara istilah hijrah memiliki dua bentuk utama yang saling melengkapi. Pertama, hijrah lahiriyah atau fisik, yaitu perpindahan dari satu tempat ke tempat lain untuk menjaga keimanan dan mencari lingkungan yang lebih mendukung dalam beribadah.
Hal ini dicontohkan oleh Rasulullah ketika melakukan hijrah bersama umatnya dari Mekah menuju Madinah untuk menyelamatkan keimanan dari tekanan kaum kafir Quraisy. Selain itu, terdapat hijrah maknawiyah, yaitu perubahan secara moral dan spiritual.
Menurutnya, hijrah maknawiyah merupakan hakikat hijrah yang berlaku sepanjang hayat dan bersifat personal. Perubahan ini ditandai dengan meninggalkan kebiasaan buruk menuju kehidupan yang lebih baik dan diridhai Allah.
“Misalnya dari kebiasaan lalai menjadi lebih disiplin, dari perilaku yang kurang baik menuju kebaikan. Ada orang yang mendapat hidayah lalu memperbaiki dirinya, seperti mulai menutup aurat atau memperbaiki ibadahnya. Tetapi perubahan itu jangan hanya sesaat, harus terus dipertahankan,” ucapnya.
Di era kekinian, semangat hijrah dapat diwujudkan dengan menjadi pribadi yang lebih bermanfaat bagi sesama. Hijrah bukan sekadar perubahan simbol atau penampilan, tetapi bagaimana seseorang mampu menghadirkan nilai kebaikan dalam kehidupan dan terus berusaha menjadi manusia yang lebih dekat kepada Allah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....