Cara Bermunajat dalam Islam
- 11 Mei 2026 06:38 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Bermunajat merupakan salah satu bentuk doa dan penghambaan seorang muslim kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Dengan munajat, seorang hamba memohon ampunan, mengharap ridha, serta pertolongan Allah dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Hal tersebut disampaikan H.M. Ansori, S.Sos.I., M.Pd dalam program Mutiara Pagi Pro1 RRI Palangka Raya, Senin, 11 Mei 2026. Menurutnya, doa adalah senjata orang mukmin yang mampu memberikan kekuatan dan ketenangan dalam menghadapi berbagai persoalan hidup.
Ansori menjelaskan, munajat merupakan aktivitas doa yang dilakukan sepenuh hati oleh seorang muslim. “Munajat itu merupakan aktivitas doa seorang muslim yang dilakukan sepenuh hati untuk memohon ampunan, mengharapkan ridha dan juga pertolongan dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” ujarnya.
Ia menambahkan, dalam hadis disebutkan bahwa doa adalah senjata orang mukmin. Karena itu, setiap muslim dianjurkan untuk selalu berdoa dalam berbagai keadaan, baik saat memperoleh kebahagiaan maupun ketika menghadapi kesulitan.
“Doa merupakan senjata kita untuk menghadapi persoalan yang kita hadapi dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, doa juga menjadi sarana yang membuat seorang muslim selalu optimis dan semangat menjalani kehidupan ke depan,” katanya.
Ansori juga mengingatkan agar manusia senantiasa mendekatkan diri kepada Allah dengan memperbanyak doa, wirid, dan dzikir. Menurutnya, hal tersebut akan menghadirkan ketenangan hati serta kelancaran dalam berbagai urusan kehidupan.
“Dekatkanlah diri kita kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dengan memperbanyak munajat, doa, wirid dan dzikir kepada-Nya. Semua itu akan membawa ketenangan hati, kelancaran urusan, dan apa yang kita hajatkan dapat dikabulkan oleh Allah,” ucapnya.
Sementara itu, Syahrul Ramadhani dari UMP Palangka Raya menyampaikan bahwa salah satu waktu terbaik untuk bermunajat adalah ketika seorang hamba sedang bersujud dalam salat. Ia mengutip hadis riwayat Muslim yang menyebutkan bahwa posisi paling dekat seorang hamba dengan Tuhannya ialah saat bersujud.
“Sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, saat seseorang paling dekat dengan Rabb-nya ialah ketika ia dalam keadaan bersujud, maka perbanyaklah doa,” ucap Syahrul. Menurutnya, munajat yang disampaikan dengan penuh ketundukan dan kepasrahan akan semakin menguatkan iman seorang muslim kepada Allah.
“Semakin menampakkan kehinaan dan kerendahan diri kepada Allah, semakin kuat iman kita. Semakin banyak berharap dan meminta kepada Allah, semakin kuat pula iman kita kepada Allah,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....