Pemprov Kalteng Percepat Penanganan Jalan Katingan Hulu

  • 21 Apr 2026 20:04 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah akan mempercepat penanganan kerusakan jalan di wilayah Katingan Hulu, dengan fokus menjaga fungsionalitas jalan agar tetap dapat dilalui masyarakat. Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah memastikan akses jalan tetap terbuka tanpa mempersoalkan status kewenangan.

Hal tersebut disampaikannya saat menerima audiensi bersama masyarakat Katingan Hulu terkait kondisi jalan nasional yang mengalami kerusakan.

“Yang utama jalan bisa difungsikan dulu. Bagi masyarakat, yang penting bisa dilewati,” ujar Agustiar Sabran di Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Selasa 21 April 2026.

Ia meminta agar penanganan dilakukan secara paralel di berbagai titik kerusakan guna mempercepat proses perbaikan. Menurutnya, langkah tersebut penting agar mobilitas masyarakat tidak terganggu dalam waktu lama.

“Kerjakan secara bersamaan, jangan menunggu. Tambah alat jika diperlukan agar lebih cepat,” katanya.

Selain percepatan perbaikan, gubernur juga menyoroti perlunya pengawasan terhadap kendaraan over dimension over load (ODOL) yang dinilai menjadi salah satu penyebab kerusakan jalan. Ia meminta agar pelanggaran tersebut ditindak tegas oleh pihak terkait.

“Jika ada kendaraan ODOL, segera laporkan dan tindak tegas,” ucapnya.

Agustiar juga menegaskan bahwa perusahaan yang memanfaatkan jalan tersebut harus ikut bertanggung jawab dalam menjaga kondisi infrastruktur. Ia bahkan mengingatkan bahwa akses dapat dibatasi bagi perusahaan yang tidak menunjukkan komitmen.

“Kalau tidak bertanggung jawab, jangan diberi akses,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo, menekankan pentingnya sinergi antar pihak dalam penyelesaian persoalan jalan di tengah keterbatasan anggaran. Ia menyebutkan bahwa penurunan anggaran juga dirasakan oleh berbagai daerah.

“Penurunan anggaran terjadi di berbagai daerah, sehingga perlu kerja sama semua pihak. Yang penting masyarakat tetap aman dan sejahtera,” ujarnya.

Di sisi teknis, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalteng, Robert Himawan Hamiseno, menjelaskan bahwa penanganan jalan telah dilakukan secara bertahap sejak awal tahun. Pada tahun ini, pemerintah mengalokasikan sekitar Rp36 miliar untuk penanganan ruas Tumbang Samba–Tumbang Hiran–Tumbang Sanaman, mencakup pengaspalan, pemeliharaan jalan tanah, pemasangan box culvert, serta perbaikan drainase.

Meski demikian, ia mengakui total kebutuhan anggaran mencapai hampir Rp1 triliun, sehingga perbaikan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....